anakbangsapost

KBIH Al-Adliyah Mengakhiri Penerbangan Calon Haji Embarkasi Medan


MEDAN - Sampai dengan 30 Agustus 2016 calon jema'ah dari Embarkasi Medan yang sudah diterbangkan ke tanah suci Makkah berjumlah 6673 orang. Demikian dikatakan Humas Asrama Haji Medan, Samsir Batubara usai menyaksikan pelepasan calon jema'ah kloter 17, kloter terakhir dari Embarkasi Medan.
Pada penerbangan terakhir ini dilepas Drs.H.Muhammad, Kabag Agama kantor Gubsu, atas nama Gubsu mengatakan kepada jema'ah calon Haji selamat jalan semoga kembali memperoleh Haji Mabrur.
Sementara itu, Kakan Kamenagsu, H.Tohar Bayuangin.Mag pada isi sambutannya mengatakan, apabila pelayanan panitia kurang memuaskan, kami selaku panitia Haji Embarksi Medan mohon maaf sebesar-besarnya.
Sementara itu, H.Ikhwansyah Nasution S.Sos dari kelompok bimbingan ibadah Haji (KBIH) Al-Adliyah, menjelang keberangkatannya ke tanah suci mengatakan jema'ah calon Haji yang bergabung di KBIH 60 persen berasal dari Tembung, selebihnya dari Medan. Menurutnya di KBIH ini pelaksanaan manasyik sampai 28 kali.
“Manasyik sangat penting dilaksanakan calon Haji, karena menjadi bekal ilmu pengetahuan dalam menjalankan ibadahnya”, kata putra almarhum Ustadz H.MHD.Suwandi Harun Nasution SH ini.
Dengan bekal manasyik calon haji tak susah lagi, walau ditanah suci pun tetap dibimbing oleh pembimbingnya. Salahsatu pembimbingnya Ir.H.Khairuddin Rangkuti yang sudah berkali-kali pergi Haji dengan KBIH yang berdiri sejak 1995 ini. Berapa pula biaya manasyik di KBIH ini? “Kalau biaya manasyik, dapat terjangkau masyarakat,” kata H.Ikhwansyah.
Untuk diketahui, penerbangan yang berakhir dari Embarkasi Medan ini, bukan hanya jema'ah calon Haji dari KBIH Al-Adiliyah, juga dari KBIH Dhuyufurrahman, An-Nur, Salman Al-Farisi, Al-Madinah, Al-Marwah.
Dalam kloter 17 yang berjumlah hampir 400 orang termasuk didalamnya calhaj asal Kabupaten Serdang Bedagai, sedang dari KBIH Al-Adliyah, hampir 100 calon Haji.
Sementara H.Asren Nasution yang pada musim Haji tahun ini menjadi tim pembimbing ibadah Haji dari Indonesia, mengatakan kepada ABP, sudah berkali-kali menjadi petugas Haji, tapi yang keinginannya untuk menjadi petugas non-kloter, sampai saat ini belum berhasil.
Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi SU ini mengharapkan, supaya setiap petugas dapat bekerja sama dengan baik. “Harapan kita mudah-mudahan seluruh pelayanan Haji ini berjalan lancar, terutama mengenai hotel dan bus ,” kata pembimbing yang setiap bulan membawa jema'ah Umroh itu.
Selama proses pemberangkatan Haji, ABP menemukan beberapa masalah yang harus dievaluasi. Salahsatunya adalah masalah katering calon jemaah di Asrama Haji. Pada kloter 12 dengan pembimbing KBIH Multazam ditemukan daging pada makanan mereka sudah berbau busuk. Salah seorang jemaah, Dr.H.Asuan Syarif Panggabean Mpd pun tak jadi makan catering tersebut, ia memilih makan dikantin Asrama Haji.
Perusahaan katering CV. Cahaya Mata yang dikonfirmasi justru merasa heran, kok bau dagingnya? “Kami berusaha kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata pihak katering kepada ABP. (RH)

Related

Sumut 7704861386764018123

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item