anakbangsapost

Korupsi Farmasi dan Etnomusikologi USU, Jaksa Tahan Prof Sumadio

Medan(ABP)
Tim penyidik Kejagung menyerahkan lima orang tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum Pidsus Kejari Medan.
Ilustrasi
Penyerahan berkas dan kelima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan Farmasi Fakultas Farmasi dan peralatan Etnomusikologi sebesar Rp 15 Milyar pada anggaran tahun 2010, merupakan lanjutan dari kasus sebelumnya, dimana pihak penuntut umum telah melimpahkan tersangka Abdul Hadi yang kini proses persidangan di pengadilan tipikor Medan. Penegasan ini disampaikan Kasi Pidsus Kejari Medan.
Harris kepada wartawan usai melakukan pemberkasan terhadap lima tersangka, untuk selanjutnya dititipkan di sel tahanan Rutan Tanjunggusta Medan dan LP Wanita Tanjunggusta, Kamis (05/03/2015),.
Adapun para tersangka yang dilimpahkan penyidik kejagung kepada penuntut umum Kejari Medan, diantaranya Mantan Dekan Farmasi Usu prof Dr. Sumadio Hadisahputra, Suranto selaku Ketua ULP, Hasrul selaku ketua panitia pengadaan barang, sementara Pemilik PT Sean Hulbert Jaya, Siti Ombun Purba, Direktur PT Marell Mandiri, Elisnawaty (merupakan pihak rekanan).
Lebih Lanjut, Kasi Pidsus Kejari Medan, Harris menyebutkan dari kelima tersangka dua tersangka, yakni Siti Ombun dan Ellysnawati sewaktu penyidikan di Kejagung berstatus tahanan kota, namun setelah kasusnya dilimpahkan ke penuntutan maka keduanya pun langsung ditahan.
Penahanan kepada keduanya, menurut Kasi Pidsus Kejari Medan untuk mempermudah proses penuntutan kepada tersangka.
Untuk proses persidangan, terhadap kelima tersangka nantinya telah membentuk tim gabungan dari kejagung, kejatisu dan kejari Medan dalam proses persidangan karena kelimanya dalam proses terpisah.
Khusus untuk kasus perkara dugaan korupsi farmasi pihak kejaksaan telah menunjuk Immanuel Richard dan tumpal pakpahan sedangkan untuk etnomusikologi Tumpal Pakpahan dan Dewi Aminah, dimana jaksa yang disebutkannya itu adalah jaksa yang ditunjuk kejagung, sementara untuk kejatisu telah ditunjuk Jaksa Netty Silaen dan kejari medan telah menunjuk jaksa Bintang dan Amir.
Disinggung mengenai adanya keterlibatan atau adanya tersangka baru, Kasi Pidsus Kejari Medan, Harris menyebutkan, bila ada benang merah, kenapa tidak. "Ya, kita tunggu sajalah,"ucapnya.(lin)

Related

Hukum 7616287023812323475

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item