anakbangsapost

Warga Tanjong Raya Gurugok Tanam Pohon Pisang di Jalan

Bireuen, (ABP)
Warga Cot Rambat, Monjeurejak dan Tanjong Raya Kabupaten Bireuen, NAD kembali melakukan protes terhadap buruknya infrastruktur jalan desa mereka. Sebab setelah sekian lama kondisinya berlumpur bak kubangan kerbau dibadan jalan. Kali ini kesabaran warga sekitar desa Tanjong Raya mulai hilang, akibat jalan yang mereka lalui saban hari seperti kubangan. 
Ilustrasi
Aksi protes berupa penanaman pohon pisang dibadan jalan terpaksa dilakukan karena kondisi jalan sekarang sangat layak dijadikan kebun dari pada dijadikan jalan tutur Tgk Imun Muli selaku tokoh masyarakat Tanjong Raya. 
Hal senada juga diungkap oleh Mahyu warga Gandapura khususnya mulai Cot Tube, Cot Rambat sampai ke Tanjong Raya kondisi jalan sangat memprihatinkan, apalagi dimusim hujan anak-anak sangat sulit kesekolah karena jalannya berlumpur. Kalau begini kondisi masyarakat apa juga yang di canangkan pemerintah dibawah pimpinan Bupati sekarang, bahwa daerah tersebut akan menjadi wilayah “wisata pelayanan public”, apanya yang mau dilihat, apakah jalan seperti kubang, celoteh Mahyu dengan kesal. 
Koordinator Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen, Mukhlis Munir ST, dalam pernyataannya, Selasa, (7/10/2014) berharap, pemerintah Bireuen peka dengan kondisi masyarakat pedalaman jangan hanya pembangunan Bireuen terfokus pada masyarakat perkotaan, sedangkan warga pedalaman menjadi penonton terhadap pembangunan. "Ini adalah PR besar pemerintah yang harus diselesaikan, masak jalan sejak jaman Belanda belum ada perbaikan apakah ini namanya kesejahteraan," kata Muklis. (rel)

Related

Hotnews 4978910178531050816

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item