Penerbangan di Bandara Kuala Namu Mulai Normal
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/10/penerbangan-di-bandara-kuala-namu-mulai.html
Kuala Namu (ABP)
Sejak beberapa hari terakhir terminal chek in di lantai bandara Kuala Namu sepi penumpang yang akan melakukan chek in, akibat beberapa maskapai membatalkan penerbangannya untuk tujuan domestik
maupun tujuan internasional, sebagai dampak dari kabut asap serta abu vulkanik erupsi dari gunung Sinabung yang menyelimuti bandara Kuala Namu hingga ke landasan pesawat.
Namun pada Kamis (16/10/2014) pagi terminal chek In
bandara Kuala Namu mulai dipadati antrian penumpang yang akan melakukan chek in.
Pantauan dilapangan, antrian panjang penumpang yang akan melakukan chek itu mulai normal, petugas
chek in pun terlihat kewalahan melayani penumpang yang akan melakukan chek in.
Tidak hanya dipadati penumpang , terminal chek in juga dipadati keluarga yang mengantarkan penumpang.
Salah seorang penumpang berinitial Juan (29) warga Jakarta yang akan terbang ke Sibolga mengungkapkan bahwa akibat pesawat Wings Air yang akan ditumpanginya ke Sibolga dibatalkan jadwal penerbangannya sejak beberapa hari yang lalu, dirinya terpaksa menginap di Medan.
Dirinya pun merasa senang dan bersyukur setelah pesawat yang akan menerbangkannya ke Sibolga sudah bisa terbang lagi,” syukurlah penerbangannya tidak
dibatalkan lagi, sehingga aku bisa menyelsaikan urusanku di Sibolga dan segera pulang ke Jakarta ,” ungkapnya.
Meskipun maskapai yang lain yang beberapa hari terakhir harus membatalkan penerbangannya sudah terbang kembali, namun maskapai Garuda Indonesia tetap membatalkan 2 jadwal penerbangannya dengan tujuan Pinagsori.
Dibatalkannya penerbangan maskapai Garuda Indonesia tujan Pinagsori disebabkan jarak pandang di bandara Pinagsori belum normal hanya 1000 meter.
Seperti yang diungkapkan station manajer Garuda Indonesia di Medan Illaludin Harahap bahwa pihaknya terpaksa harus membatalkan 2 jadwal penerbangan ke bandara Pinagsori, akibat kabut asap yang menyelimuti bandara Pinagsori yang mengakibatkan jarak pandang hanya 1000 meter ,” jarak pandang dibandara Pinangsori hanya 1000 meter sehingga kita belum berani mengambil resiko untuk terbang demi keselamatan penumpang ,” ungkapnya.
Sementara itu duty manajer bandara Kuala Namu M Syukur mengatakan bahwa penerbangan di bandara Kuala Namu sudah normal walapun ada delay haya 5 sampai 10 menit. (Kabulan)

Posting Komentar