SBSI Tolak RUU Pilkada Tak Langsung
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/09/sbsi-tolak-ruu-pilkada-tak-langsung.html
Medan(ABP)
Puluhan massa yang tergabung dakam Dewan Pengurus Daerah Serikat Buruh
Sejahtera Indonesia (DPD-SBSI) 1992, melakukan aksi unjukrasa ke
gedung DPRD Sumut, menuntut agar para wakil rakyat di DPRD Sumut
menolak RUU pilkada tak langsung.
| Masa SBSI dengan mengendarai sepedamotor saat akan memasuki gedung DPRD Sumut di Jl. Imambonjol Medan.(poto/sidia) |
Dalam aksinya, para pendemo yang dikoordinatori, Bambang Hermanto
menyebutkan alasan yang diajukan politisi di senayan yang
mengembalikan pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD, suatu
tindakan yang keliru dengan menuduh rakyat sebagai penyebab biaya
mahal dan konflik sosial.
Suara penolakan yang diteriakan melalui pengeras suara itu, juga
meneriakkan ini jelas mengembalikan kepada zaman orde baru, kenapa
demikian sebab ini akan menghempang aspirasi maupun pilihan rakyat
dalam memilih sosok pimpinan di pemerintahan.
"Kalau ini terjadi, seluruh kepentingan lapisan rakyat akan berhenti
ditangan DPRD dan kepala daerah baik itu gubernur, walikota dan bupati
hanya melayani kepentingan DPRD karena tidak ada tanggungjawab moral
secara langsung kepada rakyat sehingga kebijakan itu jelas merugikan
rakyat,"sorak nya lagi.
aksi unjukrasa yang memajang spanduk penolakan tolak RUU Pilkada
langsung ini terus dipajangkan agar para wakil rakyat bisa melihatnya.
Tak lama aksi berlangsung selama setengah jam, para pendemo diterima
oleh perwakilan anggota DPRD Sumut H Moh Nezar Djoeli ST, dari Partai
Nasdem ini mengemukakan sangat berterimakasih atas kedatangan para
pendemo yang menyampaikan aspirasinya ke gedung wakil rakyat.
Nezar dihadapan pendemo.
Disebutkannya bahwa pihaknya akan meneruskan
aspirasi para pendemo ke DPR-RI agar meninjau kembali pembahasan RUU
Pilkada tak langsung, karena yang merumuskannya di Jakarta. Meski
demikian kita menampung aspirasi dari seluruh elemen masyarakat.(lin)
Posting Komentar