anakbangsapost

PT. Angkasa Pura II Memaklumi Ucapan Perwakilan GIA di KNIA

Medan(ABP) 
Pihak PT.Angkasa Pura II diwakili Said memaklumi ucapan perwakilan Garuda Indonesia Airways (GIA), bahwa keberadaan line 2 tidak diperlukan lagi. Karena hanya menambah beban stake holder di lingkungan Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA). 
MENCAIR: Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut, Restu Kurniawan bersama
anggota dewan lainnya, Tunggul Siagian bersama Said dari PT.Angkasa
Pura II, Ria Simanjuntak dari Anggota Asperindo Sumut dan Leo mewakili
GIA usai RDP. Suasana tampak mencair dan kekeluargaan.

"Karena beliau masih muda dan belum memahami seluk beluk lalu lintas Bandara di Indonesia. Padahal pihak Garuda, paling terkait dengan lalu lintas cargo di Indonesia," kata Said kepada wartawan seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D DPRD Sumut bersama PT.Angkasa Pura II, 
Administratur Bandara (Adban), Asosiasi Pengiriman Expres Indonesia (Asperindo) Sumut, GIA dan Lion Air di gedung dewan, Kamis (4/9). RDP tersebut dipimpin Restu Kurniawan dan dihadiri anggota DPRD Sumut, diantaranya Guntur Manurung, Mustofaiyah, Tunggul Siagian dan Willer Pasaribu. Sedang dari Adban dan PT.Angkasa Pura II diwakili Asep serta Nur Ali dan Said. 
Sementara dari pihak Asperindo Sumut yang mengkomplain adanya kutipan retribusi di line 2 sebesar Rp.350,- per Kg, diwakili Ria Simanjuntak dan lainnya. 
Pertemuan itu berjalan alot, karena masing-masing pihak merasa benar dengan argumentasinya masing-masing sehingga sempat memanas dan muncul kata-kata agak pedas yang menyatakan bahwa keberadaan line 2 tidak diperlukan dan hanya menambah beban stake holder yang ada di Bandara KNIA. 
Disela pertemuan, Said dari PT.Angkasa Pura II merasa gerah dengan ucapan dari perwakilan GIA di Bandara Kuala Namu dan akan mencatat perkataan tersebut. 
Namun, Tunggul Siagian dengan serta merta mengatakan, bahwa pihak PT.Angkasa Pura II tidak perlu melakukan ucapan yang bernada ancaman. 
Sebab pertemuan tersebut sedang mencari solusi terbaik sehingga masing-masing pihak merasa nyaman dengan tugasnya masing-masing, termasuk para pengurus dan anggota Asperindo Sumut bisa lebih bergairah lagi dalam menjalankan usaha jasa pengirimannya baik ke dalam negeri maupun luar negeri. "Komisi D DPRD Sumut akan terus memantau seusai pertemuan ini. Untuk itu kita harapkan, kondusifitas Bandara harus tetap dijaga. 
Karena masalah Bandara ini adalah wajah negara. Jika ada yang tak beres, maka wajah negeri akan tercoreng di mata internasional," kata Tunggul Siagian. 
Terkait saran Asperindo Sumut tentang perlunya dipasang x-ray di line 2, Said menambahkan bahwa akan menjadi kajian pihak PT.Angkasa Pura II nantinya demi kebaikan bersama dengan stake holder di line 2 dalam wilayah pergudangan. (dey)

Related

Medan 3672877179071492763

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item