FE USU dan BKOW Sumut Pelatihan Perajin Handi Craft di Tanjung Morawa
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/09/fe-usu-dan-bkow-sumut-pelatihan-perajin.html
Medan(ABP)
Peserta pelatihan perajin handicraft bagi ibu-ibu di
Kecamatan Tanjung Morawa diharapkan mampu mendorong dan meningkatkan
kesejahteraan keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan anak sekolah dan
lainnya.
Karena potensi kerajinan tangan atau handicraft di Indonesia,
terutama Sumut cukup besar.
"Pasar handicraft ini juga sangat luas. Bahkan ada kerajinan atau
cendera mata buatan perajin Usaha Kecil Menengah (UKM) yang
berkualitas bisa menembus negara tetangga seperti Malaysia," ujar
Prof.DR.Ismayani dari Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE
USU) dan Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumut,
Kemalawati AE,SH di sela pelatihan perajin handicraft yang digelar FE
USU bekerjasama dengan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumut
dalam rangka pengabdian kepada masyarakat di kediaman Kemalawati,
Jalan Tanjung Morawa, Rabu,(3/9).
Pelatihan tersebut diikuti 30 ibu-ibu dari Kecamatan Tanjung Morawa
yang merupakan UKMKartini,salah satu UKM binaan BKOW Sumut. Sebagai
instruktur dalam pelatihan tersebut adalah Realita.
Hadir saat itu Sekretaris BKOW Sumut dan pengurus lainnya, Risnawati,
Ny.Ulfa Marzuki, Cut Linda, Ny.Norman, Hj.Supiah Ronny Simon,
Hj.Tiurnalis,Ny.Wita Siskandri, Ny. Manikani dan Murni Tanjung. Sedang
dari FE USU, Dra.Komariah Pandia, MSi, Dra.Ulfa,MSi dan
Dra.Marhaeni,MSi.
Ketua BKOW Sumut, Kemalawati AE,SH mengharapkan ibu-ibu rumah tangga
yang telah mengikuti pelatihan handi Craft ini bisa langsung
mempraktekannnya dirumah.
Karena bahan bakunya dinilai cukup murah.
"Kalau bisa, dipasarkan langsung kepada masyarakat," ucap Kemalawati
seraya menambahkan bahwa, pelatihan handi craft bagi ibu-ibu rumah
tangga ini dinilai sangat positif di tengah merasuknya warna
globalisasi.
Paling tidak, lanjutnya, dari hasil kerajinan tersebut dapat membantu
perekonomian keluarga selain pendapatan suami setiap bulannya.
Jadi,
ibu-ibu ke depannya bisa mengurangi beban suami untuk memenuhi
kebutuhan keluarga, sekolah anak dan lainnya.
PENGABDIAN MASYARAKAT
Menurut Ismayani, pelatihan tersebut dimaksudkan untuk memenuhi
program Tri Dharma Perguruan Tinggi FE USU seperti pendidikan,
penelitian dan pengabdian masyarakat.
Sebab, lanjut Ismayani, Marhaeni
dan Ulfa, perguruan tinggi tidak hanya sebatas pendidikan dan
pengajaran dan penelitian saja.
"Tapi juga harus bisa memberdayakan masyarakat melalui pengabdian
masyarakat dengan membuat seminar, lokakarya dan berbagai pelatihan
yang berkaitan dengan penambahan ilmu maupun keahlian atau
ketrampilan.
"Tujuannya cuma satu yakni mensejahterakan ekonomi
keluarga," cetus Ismayani, Marhaeni dan Ulfa seraya mengakui bahwa FE
USU sudah banyak melakukan kegiatan serupa dan kegiatan lainnya di
sejumlah kabupaten/kota. (dey)

Posting Komentar