anakbangsapost

Para Petani SPI Sumut Harus Sama-Sama Berjuang Tuntaskan Kasus Tanah

Medan(ABP)
Gerakan penyelesaian kasus-kasus tanah di Sumut sepertinya tetap mengobarkan restorasi atau perubahan yang dialami tanpa hasil sejak belasan tahun lalu.
CURHAT: Ketua Sementara DPRD Sumut, H.Ajib Shah 
didampingi Mustofawiyah, Effendi Panjaitan, 
H.Moh.Nezar Djoeli, ST dan Ikhrimah Hamidi 
saatmendengarkan curhat dari SPI Sumut dan 
jajarannya saat peringatan Hari Tani Indonesia.

Kobaran semangat itu terlihat pada ribuan aksi unjuk rasa kelompok tani dari Sergai, Asahan dan Labuhan Batu Utara yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumut di depan gedung DPRD Sumut, Rabu (24/9/2014).
Sekaitan peringatan Hari Agraria Indonesia. Aksi yang mendapat kawalan ketat aparat Poldasu dan jajarannya itu sempat memacetkan lalu lintas diseputaran kawasan Imam Bonjol dan Jalan Kejaksaan Medan. 
Ketua Sementara DPRD Sumut, H.Ajib Shah menyatakan, hendaknya pihak SPI Sumut memberikan informasi yang lengkap sehingga DPRD Sumut tidak gegabah dalam menindaklanjuti berbagai kasus tanah dan penderitaan yang dialami kelompok tani di sejumlah kabupaten/kota Sumut. 
"Kami berjanji dalam penyelesaian kasus tanah tersebut akan melibatkan pihak SPI Sumut jika kami mengadakan pertemuan dengan Badan Pertahanan Nasional (BPN) Sumut dan Poldasu maupun instansi terkait lainnya," kata H.Ajib seraya menambahkan, bahwa saat ini DPRD Sumut periode 2014-2019 belum bisa bekerja total akibat alat kelengkapan dewan belum terbentuk. 
Percayalah, lanjut Ajib Shah, politisi Partai Golkar, ke depan DPRD Sumut akan mengupayakan penyelesaiannya semaksimal mungkin. Mari kita sama-sama bekerja dan berdoa kepada Allah SWT, mudah-mudahan Tuhan berkenan memberikan kemudahan kepada kita semua. 
Hal serupa juga dituangkan H.Ajib Shah kepada wartawan dan para petani yang berunjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut. H.Ajib Shah saat itu didampingi H.Moh.Nezar Djoeli,ST, dari Partai Nasdem, Mustofawiyah Sitompul dari Partai Demokrat dan Ikhimah Hamidi dari PKS. 

Harapan Besar
Sebelumnya, para petani menaruh harapan besar kepada 100 anggota DPRD Sumut yang baru dilantik Senin (15/9/2014) lalu.  Namun apalah harapan, jika aspirasi mereka hanya sekedar ditampung dan akan ditindaklanjuti dikemudian hari tanpa batas waktu yang jelas. 
Dari ribuan petani tersebut, akhirnya unsur sekretariat dewan bersama kepolisian, membawa belasan delegasi, termasuk Ketua SPI Sumut, Zubaidah ke ruang Banmus DPRD Sumut. 
Tak berapa lama Ketua Sementara DPRD Sumut, H.Ajib Shah, didampingi anggota dewan lainnya, Mustofawiyah Sitompul, H.Moh.Nezar Djoeli, ST, Effendi Panjaitan dan Ikrimah Hamidi datang ke ruang tersebut. Pertemuan itu dipandu Mustofawiyah Sitompul.
Hadir saat itu AKBP Suryadi Bahar dari Poldasu, Sariono dari SPI Langkat Saat itu, degelasi SPI Asahan, Sergai, Labura, Langkat dan lainnya, membeberkan permasalahan tanah yang hingga kini belum juga terselesaikan sejak beberapa tahun lalu. 
Diantaranya, para petani selalu menjadi korban dan diintimidasi dan dikeroyok preman yang diduga merupakan backing dari pihak perkebunan. Bahkan aparat kepolisian juga turut didalamnya.
Di Asahan, misalnya, sejumlah petani juga menjadi korban bacokan preman sewaan pihak Kebun PT.Sindo Raya yang hingga kini diduga tidak memiliki HGU. Bahkan para pelakunya menyisir ke kampung-kampung mencari petani yang memiliki tanah di kebun tersebut. 
Perkebunan tersebut saat ini sudah berganti nama dengan PT.Doge-Doge. Mereka juga sudah berkali-kali menyampaikan aspirasinya ke DPRD Sumut priode 2009-2014, tapi penyelesaiannya tak pernah terwujud. (vandey)

Related

Medan 1397188983917837665

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item