Polisi Masih Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Lim Mei
https://anakbangsapost.blogspot.com/2017/03/polisi-masih-buru-pelaku-penyiraman-air.html
TANAH KARO - Polres Tanah Karo diminta segera mengungkap dan menangkap kasus pelaku penyiraman air keras terhadap korbannya, Lim Mei Hoa (57) warga Komplek Konen, Kelurahan Gunung Leto, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.
Hot Man alias Ahok (34) (anak korban) didampingi keluarganya Agus Salim, di Medan, Minggu (19/3/2017) mengharapkan polisi segera menangkap pelakunya. Ahok sebelumnya sudah melaporkan kasus yang menimpa ibunya itu ke Polres Karo, Kamis (16/3) dengan No LP: 227/III/2017/SU/RES T.KARO.
Awal kejadiannya ketika ibunya baru pulang dari toko sekira pukul 17.45 WIB. Dia berjalan kaki pulang. Di tengah perjalanan di Jalan Sudirman, Kabanjahe, dua orang oknum tak dikenal mengendarai sepeda motor tanpa bertanya menyiramkan air keras ke tubuh ibunya, kata Ahok.
Korban yang terkena siraman air keras terkejut. Dia menggelupur kepanasan. Tubuhnya berasap seperti terbakar. Wajah, dada, tangan, pingga hingga kaki melepuh. Begitupun, dia berusaha sekuat tenaga berlari balik ke toko. Suaminya yang masih berada di toko terkejut melihat tubuh istrinya berasap. Pihak keluarga langsung melarikan korban ke rumah sakit terdekat.
Setelah diberi obat pereda rasa nyeri, korban dirujuk ke RS Columbia Asia Medan. Korban terus merintih kesakitan. Untuk mengurangi rasa sakit dan panas, pihak keluarga memberikan es batangan untuk dipeluk korban selama perjalanan menuju RS Columbia Medan.
Kondisi tubuh korban terlihat sangat parah, kulit melepuh. Bahkan air keras juga mengenai mata korban. Untuk mendapatkan perawatan lebih baik dengan peralatan yang lebih maksimal, pihak keluarga akhirnya membawa korban ke rumah sakit di Pulau Pinang, Malaysia.
Menurut Ahok, selama ini ibunya tidak ada persoalan dengan siapapun baik dengan pelanggan, karyawan maupun mantan karyawan. Dia merasa aneh, kenapa ibunya menjadi korban penyiraman air keras.
Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP, dan memeriksa saksi. Namun, dia berharap, polisi bekerja lebih ekstra agar pelaku bisa tertangkap.
Kita tahu ibu ini orangnya baik dan kerap mengumpulkan derma untuk membangun rumah ibadah. Kita berharap polisi mampu mengungkap kasus ini,” tambah Agus Salim. (af)
Posting Komentar