Desa Sitarolo Julu Palas Gunakan Dana Desa Bangun MCK
https://anakbangsapost.blogspot.com/2017/02/desa-sitarolo-julu-palas-gunakan-dana.html
PALAS - Melalui musyawarah desa warga Desa Sitarolo Julu Kecamatan Barumun Kabupaten Padanglawas (Palas) sepakat membangun Mandi Cuci Kakus (MCK) sebanyak dua unit ukuran 6mx5m bersumber dari dana desa 2016 dengan mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp.414.262.000.
"MCK dua unit ini memakan anggaran sebesar Rp 204,47 juta,” sebut Kepala Desa Sitarolo Julu Irpan Taufik Pulungan didampingi Tim Pelaksana Kegiatan ( TPK), Jum'at (3/1/2017) dilokasi pembangunan.
Pada tahun 2016, lanjutnya, jumlah dana desa yang diterima pihaknya Rp 414.262.000 juta. Selain dialokasikan untuk pembangunan dua unit MCK, juga dialokasikan untuk pembangunan jembatan ukuran 5mx4m. Selain itu, kami juga membuat drainase sepanjang 150 meter, plat beton ukuran 2mx15m, Rabat Beton sepanjang 30 meter serta ditambah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebanyak Rp.99 juta dan pembinaan masyarakat dengan pengadaan Hiasan Pengantin, paparnya.
Diakuinya, untuk anggaran dana desa tahun 2016 yang bersumber dari APBN ini, pihaknya memang mengalokasikan untuk pembangunan sarana prasarana pemerintahan desa, TP PKK desa dan pemberdayaan masyarakat desa serta melibatkan peran serta masyarakat desa untuk pengerjaannya.
"Dengan dikucurkannya dana desa, selain kita bisa membangun infrastruktur di desa, juga sebanyak 70 orang masyarakat desa bisa kita libatkan untuk turut bekerja dengan potensi pendapatan ekonominya sebesar Rp 80.000 perorang perhari dan Rp 120.000 perhari untuk gaji kepala tukang, dan mudah-mudahan pengerjaan dana desa dari tahap 60% sampai tahap 40% sudah selesai tinggal menunggu pihak tim dari kecamatan monitoring ke desa kami, " katanya.
Sedangkan untuk alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Palas tahun 2016 ini, pihaknya menerima kucuran dana ADD Rp 126 juta.
"Dana ADD tersebut kita alokasikan untuk membayar honor kepala desa, ketua dan anggota BPD serta honor perangkat desa. Juga untuk pembiayaan perjalanan dinas pemerintah desa ke kecamatan, kabupaten sampai ke provinsi. Seperti mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan dan ATK perkantoran," jelasnya. (ASWIN HSB)
Posting Komentar