Mencari Motif Pembunuhan Sadis Pulomas
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/12/mencari-motif-pembunuhan-sadis-pulomas.html
![]() |
| Dodi dan istri mudanya |
Kasus pembunuhan yang sebelumnya diduga perampokan terhadap keluarga Dodi Triono (59) itu menyisakan luka bagi istrinya yang kini juga diketahui tengah hamil tua.
Kejadian aksi pembunuhan atau penyepakan hari Senin sore dan korban-korban ditemukan tewas Selasa pagi (27/12/2016).
Ada 11 orang yang ditemukan dalam kondisi disekap di dalam kamar mandi di rumah mewah Dodi Triono di Pulomas Utara 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.
Lima orang dalam kondisi sudah tak bernyawa, sedangkan enam korban kritis dan luka-luka.
Aparat Polda Metro Jaya bekerja keras untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan sadis tersebut.
Hingga Selasa malam, polisi belum menyimpulkan apa motif pembunuhan.
Namun polisi sudah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, keterangan tetangga korban, dan lain-lain.
Dodi Triono merupakan seorang arsitektur.
Dia pengusaha sukses, yang juga ketua RT yaitu RT 12 RW 16 di komplek Pulomas Residence.
Dodi juga punya beberapa rumah megah, mobil mewah dan mobil sporty mahal.
Edi Saputra (50) anak buah Dodi Triono menuturkan, majikannya adalah pengusaha property atau developer.
Dia seorang duda dan punya 6 anak dari dua istri sebelumnya, yaitu Dewi dan Almianda Shafira. Dia menceraikan istri-istrinya sebelumnya karena konflik yang terjadi dalam rumah tangganya.
Apakah konflik dengan istri dan keluarganya sebelumnya yang menyebabkan hilangnya nyawa Dodi beserta anak-anaknya dalam peristiwa berdarah di kediamannya sendiri?
Isu terkait dengan persaingan bisnis juga turut mengemuka, pasalnya Dodi juga merupakan pemenang tender proyek renovasi Stadion Glora Bung Karno (SGBK).
Namun Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono menyatakan, setelah kejadian, rumah korban tetap dalam keadaan rapi. Pelaku juga tidak mengambil barang berharga.
”Tapi, ini belum dipastikan ya,” katanya dalam jumpa pers tadi malam.
”Kami cenderung motifnya sesuatu yang tersembunyi. Entah itu ada dokumen berharga yang jadi rebutan atau dendam. Bukan perampokan murni,” ucapnya.
Seperti yang diketahui Dodi cerai dari Dewi, istri pertamanya, sejak 6 tahun silam.
Setelah itu Dodi menikahi Fira, namun cerai juga sejak tiga tahun lalu.
Dari Dewi dapat tiga anak dan dari Fira juga dapat tiga anak yaitu Diona, Zanette dan Gemma.
Anak-anak dari Fira tinggal bersama Dodi.
Dua dari tiga anak Fira turut jadi korban pembunuhan. Zanette adalah anak Fira yang selamat.
Dia tuna rungu dan tuna netra sejak lahir.
Dodi Triono menempati rumah di Pulomas Residence sejak lima tahun lalu.
Dia baru pindah ke rumah di Jalan Pulomas Utara nomor 7A sejak dua tahun lalu karena rumah di Pulomas Residence direnovasi total.
Jauh hari sebelum menempati kedua rumah tersebut, Dodi dan istri pertama dan anak anak sempat tinggal di sebuah rumah megah di kawasan Grogol, Jakarta Barat.
Seorang tetangga korban di komplek Pulomas Residence menuturkan, Dodi telah menikah siri dengan perempuan muda (istri ketiga) kira kira setahun silam.
Kini, perempuan tersebut sedang hamil sekitar tujuh bulan.
"Istri ketiganya tinggal di apartemen, enggak tinggal bareng Pak Dodi, kan ada anak anak dari istri kedua yang tinggal bareng Pak Dodi di rumah itu," ujarnya.
Dari beberapa keterangan yang dihimpun, pelaku pembunuhan datang Senin petang, berjumlah lima orang. Fakta di lokasi, kabel CCTV sudah putus.
Mesin dekorder sudah hilang. Diduga pelaku sengaja bawa kabur barang tersebut untuk hilangkan jejak.
Enam orang yang meregang nyawa terdiri dari satu keluarga Dodi Triono, pembantu, sopir dan teman anak korban.
Lima korban selamat kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Kartika Pulomas.
Pengusaha kaya itu hobi mengoleksi mobil sport Completly Built Up (CBU).
Dodi Triono sempat mempunyai Ferrari, Lamborghini, BMW seri sport dan Toyota Vellfire.
Sekarang mobil mobil sport nya sudah dijual.
Sekarang mobilnya tinggal empat, Vellfire, BMW sport, Honda Brio seri sport.
Sedangkan Dodi lebih sering pakai Honda Jazz warna abu abu.
Seorang tetangga korban di komplek Pulomas Residence yang enggan disebutkan namanya menceritakan, Dodi telah menikahsiri dengan perempuan muda lebih setahun lalu.
Kini, perempuan tersebut tengah mengandung bayi berumur tujuh bulan.
"Istri ketiganya tinggal di apartemen, enggak tinggal bareng Pak Dodi, kan ada anak-anak dari istri kedua yang tinggal bareng Pak Dodi di rumah itu," ujarnya.
"Saya pernah sekali bertemu dengan Pak Dodi dan istri sirinya itu di acara pernikahan. Bapak-bapak di sini sempat guyon tanya Pak Dodi, 'Pak kapan nih resmiinnya, kapan nih gunting pitanya, kan rumahnya sudah mau jadi," sambungnya. (tn/af)

Posting Komentar