Siti Nurbaya: Hutan Humbahas Harus Sejahtrakan Rakyat
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/08/siti-nurbaya-hutan-humbahas-harus.html
Doloksangul, (ABP)
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bersama Kepala Staf Kepresidenan Repoblik Indonesia Teten Masduki melakukan penanaman pohon di kawasan obyek wisata Sipinsur Kecamatan Paranginan, Humbang Hasundutan (Humbahas) Jumat (19/8).
Diharapkan penanaman pohon yang dilakukan Kementrian LHK ini, dapat menjaga dimensi lingkungan kawasan Danau Toba.
Rombongan menteri LHK, Siti Nurbaya bersama Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki didampingi Sahat Silaban, tiba di Desa Sipinsur disambut Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor ditemani Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) setempat.
Secara simbolis, Siti Nurbaya dan Teten Masduki mendapatkan bibit tanaman yang langsung ditanam dilokasi obyek wisata Panatapan Danau Toba Sipinsur Humbahas.
Mentri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya menjelaskan bahwa kehadirannya di Humbahas adalah sebagai rangkaian tugas dari Presiden RI Joko Widodo mengenai hutan untuk rakyat.
“Saya hari ini ke Desa Sipinsur Humbahas bersama Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, ini dalam rangkaian kami mendapat tugas dari bapak Presiden untuk mempelajari konsep realistik mengenai hutan untuk rakyat,” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya.
Siti Nurbaya mengatakan hutan Humbahas diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan perekonomian.
“Bapak Presiden Joko Widodo selalu meminta kami agar menjadikan hutan untuk kesejahteraan rakyat, untuk lapangan kerja, dan juga pertumbuhan perekonomian rakyat,” tandasnya.
Dia juga menyampaikan bahwa kawasan Panatapan Danau Toba Sipinsur, Humbahas dengan kondisi alam yang masih hijau dan alami cocok untuk dijadikan obyek wisata baru yaitu Taman Bunga Nusantara.
“Saya bersyukur hadir di tempat ini. Sebab kami menemukan ‘Surga’ di Sipinsur ini. Kami akan segera melapor kembali kepada Bapak Presiden bahwa Sipinsur Humbahas ini kalau lihat bentang alamnya sangat cocok dijadikan Taman Bunga Nusantara. Daerah ini bisa dikonsentrasikan untuk itu. Karenanya kami akan usulkan ke Bapak Presiden,” ujarnya.
Menteri LHK juga berjanji akan terus membantu dan menyelesaikan kendala terutama masalah lingkungan Danau Toba agar berkembang.
Menurut Menteri Siti, banyak persoalan lingkungan yang menonjol dan menjadi perhatian pemerintah pusat salah salah satunya kawasan Danau Toba.
Namun, dengan langkah-langkah perbaikan yang terus digalakkan memperbaiki tata kelola lingkungan agar menjadi lebih baik.
“Diharapkan semua pihak juga harus turut menjaga lingkungan Danau Toba ini. Selamatkan lingkungan, pohon, air dan alam danau toba ini untuk kehidupan kesejahteran masyarakat. Kemudian penebangan pohon harus dihentikan,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menambahkan, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat menciptakan ruang hijau (RTH) lingkungan Danau Toba dan dapat memperbaiki dan menjaga iklim.
“Danau Toba sudah diketahui dunia, ini harus dipelihara, lingkungannya harus hijau, ga boleh airnya keruh, hutannya juga jangan sampai rusak agar menarik minat wisatawan,” ujar Teten.
Sementara itu Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyampaikan kehadiran Menteri LHK dan Kepala Staf Kepresidenan patut disyukuri agar kelak Hutan Humbahas bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.
Usai melakukan penanaman pohon secara simbolis dan menerima cendramata berupa ulos dari tokoh masyarakat Humbahas, Menteri LHK Siti Nurbaya bersama rombongan dan Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor melanjutkan perjalanan ke lokasi rencana pembangunan Taman Bunga Nusantara sekitar 1 kilometer dari Sipinsur.
Kemudian turun ke Kecamatan Baktiraja berkunjung ke istana Raja Sisingamangaraja. Di sana rombongan disambut tokoh masyarakat adat dari keturunan Raja Sisingamangaraja. Selanjutnya rombongan bertolak ke Balige, Toba Samosir (Tobasa).
Posting Komentar