Warga Eka Rasmi Desak Walikota Copot Lurah Gedung Johor
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/07/warga-eka-rasmi-desak-walikota-copot.html
Medan, (ABP)
Beberapa masyarakat Jalan Eka Rasmi meminta Walikota Medan Dzulmi Eldin memecat Edwin Faisal, Lurah Gedung Johor. Pasalnya Edwin Faisal diduga menyogok saksi mata yang melihat peristiwa melompatnya Maria (16), gadis asal Kupang dari lantai 2 tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Komplek Taman Ubud No 3B Jalan Eka Rasmi Medan.
Kepada wartawan, salah satu perwakilan paguyuban masyarakat, Lois Lumbang, Minggu, (24/7/2016) mengatakan Edwin Faisal harus dicopot karena disinyalir bekerjasama dengan Angel pengusaha penampungan TKI tersebut. Seharusnya sebagai lurah, Edwin Faisal bisa melindungi TKI yang diduga telah dianiaya di penampungan tersebut.
Ironisnya, Maria yang mencoba melarikan diri, justru dikembalikan Edwin ke Angel lagi. Diduga tindakan Edwin ini karena mendapat iming-iming dari Angel. Bahkan kabarnya Edwin Faisal juga menyogok saksi mata yang melihat Maria menjerit dan melompat dari lantai 2.
Karenanya diminta Walikota Medan untuk segera mencopotnya. Kalau walikota tidak bertindak maka warga sudah sepakat akan mengambil tindakan sendiri.
“Besok (Senin, 25/7/2016) kami akan ke kantor Walikota Medan mendesak Walikota Dzulmi Eldin segera mencopot Edwin Faisal. Selain dipecat kami juga minta aparat penegak hukum harus menangkapnya karena bersengkongkol dengan pengusaha yang menganiaya Maria,” kata Lois Lumbang.
Paguyuban Tirosa Protes
Sementara itu Sekretaris Paguyuban Tirosa Medan (Timor, Rote, Sabujua dan Alor) Nusa Tenggara Timur (NTT) Yandri, meminta petugas Polsek Delitua jangan coba - coba melindungi Angel. Pasalnya Angel sudah jelas melakukan kekerasan kepada Maria. ”Jika polisi main-main dalam kasus ini Paguyuban Tirosa Medan akan melaporkan ke propam,”kata Yandri, Minggu (24/7/2016).
Seharusnya sebagai penegak hukum, Angel dibawa ke kantor Polsek Delitua untuk menjalani pemeriksaan tetapi ini justru dilakukan di ruangan penampungan TKI. Saat ini Paguyuban Tirosa sudah mengumpuli data akurat mengenai kepulangan Maria ke kampung halamannya. Paguyuban Tirosa curiga dengan proses pemulangan Maria karena Angel mengatakan Maria akan diberangkatkan menumpang pesawat Lion Air padahal kode bookingnya pesawat Sriwijaya Air. (Af)
Posting Komentar