anakbangsapost

Bisakah Tak Terjadi Bentrok Phisik-Berdarah?

Medan ( ABP )
Akankah bisa dihindari bentrok phisik antara pedagang Jl.Sutomo sekitarnya versus Satpol PP Pemko akan dibaking aparat TNI, Polri serta akan menurunkan alat alat berat Dinas Penertiban menggusur komoditi dagangannya,Jum’at (18/12) malam.
poto (dokumen)
Seperti halnya penertiban beberapa bulan lalu?. Sama diketahui kedua belah pihak (pedagang-Pemko Medan) punya kepentingan masing masing. Pedagang mempertahankan lahan cari makan, dan pihak lainnya untuk ketertiban. Memang, Pemko Medan sangat peduli akan nasib pedagang hal ini ditandai telah dibangun Pasar Induk Jalan Bunga Turi.
Namun, perhatian Pemko Medan itu tak semua pedagang meresponnya. Mereka punya alasan “kuat” yakni dari segi pemasaran kepada sebagaian besar konsumen. Yang bermuara kepada rendahnya pendapatan mereka (red).
Setelah beberapa bulan terhenti, Pemko Medan kembali melanjutkan penertiban pedagang kaki lima di kawasan Jalan Sutomo Medan mulai malam ini, Jumat (18/12). Para pedagang selanjutnya akan direlokasi ke Pasar Induk Jalan Bunga Turi, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan. Untuk mensterilkan Jalan Sutomo dan sekitarnya pedagang kaki lima, penertiban akan berlangsung selama seminggu penuh.
Kasatpol PP Kota Medan, M Sofian selaku Ketua Tim Gabungan Penertiban Pedagang Kaki Lima menyampaikan itu di Balai Kota Medan, Kamis (17/12). Seperti biasanya selain menurunkan petugas Satpol PP sebanyak 350 personil setiap harinya, penertiban juga akan melibatkan aparat TNI dan Polri untuk membantu.
Dijelaskan Sofyan, penertiban lanjutan ini dilakukan untuk melaksanakan tugas sesuai Instruksi Wali Kota Medan No.620/1466.K tanggal 9 Nopember 2015, tentang larangan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan terhadap kegiatan kenderaan pengakut sayur dan buah dalam melaksanakan bongkar muat di Jln Sei Kera, Jln Kol Martinus Lubis, Jln Seram, Jln Sutomo, Jln Sutomo Baru, Jln Dr F.L Tobing dan jalan sekitarnya.
“Guna mendukung kelancaran penertiban kita akan menurunkan 2 unit alat berat milik Dinas Bina Marga setiap harinya. Di samping itu mengerahkan belasan truk dari Dinas Kebersihan, Dinas Bina Marga dan Satpol PP guna mengangkut dagangan para pedagang. Di samping itu kita juga akan menurunkan petugas listrik dari Dinas Pertamanan untuk memutuskan arus listrik di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya,” kata Sofyan.
Selain itu tambah Sofyan lagi, 2 unit mobil pemadam kebakaran juga akan diturunkan dalam mendukung penertiban guna mengantisipasi terjadinya aksi pembakaran sebagai bentuk penolakan dari para pedagang maupun buruh kuli angkut barang seperti pada penertiban sebelumnya. Termasuk, menurunkan 1 unit ambulance beserta obat-obatan dan para medis untuk memberikan pertolongan pertama apabila adanya jatuh korban dalam penertiban tersebut.
Sofyan berharap penertiban lanjutan ini berhasil ‘membersihkan’ pedagang kaki lima dari seputaran Jalan Sutomo dan sekitarnya. PD Pasar juga telah disurati Sekda Kota Medan untuk mempersiapkan lahan/tempat penampungan barang-barang hasil operasi penertiban. Karenanya, Sofyan minta kepada seluruh pedagang kaki lima yang masih menggelar lapak di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya untuk tidak berjualan.
“Saya minta kepada bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara saya yang masih berjualan agar tidak berjualan lagi di seputaran Jalan Sutomo dan sekitarnya untuk menghindari terjadinya kerugian karena barang dagangannya akan kita angkut pada saat penertiban berlangsung. Sebab, Pemko Medan telah menyediakan pasar yang representatif di Pasar Induk Tuntungan,” himbaunya. (bundo)

Related

Medan 2493330276881648551

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item