anakbangsapost

Jangan Mimpi Independensi Media Bisa Terwujud Dalam Pilkada

Medan(ABP)
Masyarakat jangan bermimpi terwujudnya independensi media dalam Pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2015 mendatang. Karena kepentingan pemilik perusahaan media lebih berperan untuk mengembangkanusaha penerbitan media ke depan.
Bahkan, ada juga media musiman yang muncul menjelang Pilkada dan biasanyadisponsori calon walikota/bupati untuk mencari simpati masyarakat di
kabupaten/kota.
Media musiman ini biasanya hanya menyuguhkan berita negatif tentang calon-calon bupati atau walikota lainnya. Sementara pemilik media yang juga ikut bertarung dalam Pilkada itu disanjung-sanjung dengan berbagai program yang cemerlang.
Berdasarkan catatan, trend pemilih dalam Pilkada sejak 10 tahun ini semakin
berkurang akibat masyarakat apatis dengan yang namanya Pilkada. Sebab, pesta lima tahunan ini tidak bisa mencari figur yang tepat, kecuali menghasilkan pimpinan yang diduga telah menuai korupsi sehingga harus berurusan dengan hukum.
Ketua Jaringan Radio Komunikasi Sumatera Utara (Jarkomsu), Tohap Simamora, saat ini merasa yakin seratus persen lebih bahwa yang namanya independensi media itu tidak ada lagi. Bahkan pekerja media juga sudah diarahkan untuk membuat hal-hal bagus bagi seorang calon walikota.
"Terkait dengan semakin kurangnya partisipasi pemilih dalam Pilkada di
Indonesia, terutama Medan kita perlu melakukan terobosan melalui media
alternatif yang nantinya diharapkan bisa mendongkrak pemilih dalam Pilkada di
Medan," kata Tohap memberikan masukan dalam acara Dialog Publik yang digelar Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) Medan di Grand Hotel Darussalam Medan, Jumat (6/11).
Sementara mantan Ketua Panwaslu, Choking Susilo Sakeh sangat pesimis dengan partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Medan. Bahkan ia memperkirakan, jumlah pemilih nantinya tidak mencapai 30 persen.
"Barometer semakin berkurangnya partisipasi pemilih sudah dirasakan selama ini. Apalagi calon Walikota Medan pada Pilkada 9 Desember 2015 hanya diikuti dua pasangan. Ini sangat riskan untuk bisa menambah perbendaharaan suara," ujarnya.
Tapi, apapun ceritanya, lanjut Komisioner KPUD Kota Medan, Edy Suhartono, kita harus tetap optimis dengan berbagai upaya sosialisasi yang telah dilakukan
selama ini. "LIhat saja nanti," pungkas Edy. (dey)

Related

Medan 6425508224007796451

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item