Hari Jadi Pemprovsu Ke-67 Dewan Sumut Minta Agar Gubsu Bisa Wujudkan Pidatonya
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/04/hari-jadi-pemprovsu-ke-67-dewan-sumut.html
Medan(ABP)
Sejumlah anggota Fraksi Gabungan DPRD Provinsi Sumatera Utara, mendesak agar Gubernur Sumatra Utara untuk melakukan pembenahan infrastruktur dikawasan wilayah Barat Provinsi Sumatra Utara.
"Kita meminta agar Gubernur Sumatra Utara, Gatot Pujonugroho bisa mengwujudkan apa yang disampaikan dalam pidato untuk membangun dan memajukan daerah tertinggal,"hal ini disampaikan Anggota Fraksi Gabungan, Januari Siregar, didampingi Juliski Simorangkir, Fanotona Waruwu dan Patar Sitompul serta Ebenejer Sitorus kepada wartawan diruangan Fraksi Gabungan DPRD Sumut, Rabu (15/04/2015).
Januari juga memberikan harapan kepada gubenur sumatra utara agar segera mencari solusi dalam mengejar ketertinggalan pembangunan namun meski demikian dalam pelaksanaan jangan pula sampai terhutang pada pihak ketiga sehingga ini juga salah satu hambatan dalam pembangunan.
"Jangan terulang lagi hal yang seperti itu. kita harapkan segera teratasi sebagaimana harapan dalam peringatan hari jadi Provinsi Sumatra Utara ke 67 Tahun,"ujar Januari.
Kritikan yang sama juga diutarakan, Juliski Simorangkir tentang pembangunan di Sumatara Utara jangan sampai "dianaktirikan". Kenapa itu saya katakan, bila ditinjau dari kawasan Timur Provinsi Sumatra Utara, lebih maju dibandingkan kawasan Barat.
Padahal dikawasan ini ada Danau Toba yang menjadi salah satu aikon dunia. "Kita berharap agar gubernur bisa memperhatikan hal ini sehingga ini bisa membantu mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,"sebutnya lagi.
Langkah percepatan pembangunan di sumatra utara, juga disampai Fanotona yang merupakan anggota DPRD Sumut dari Pulau Nias.
Disini diutarakannya, para petani hidup dari perkebunan karet. Terlebih lagi dengan harga karet perkilo Rp 5 ribu tentunya bertolak belakang dengan harga beras yang mencapai Rp 15 ribu perkilonya.
Untuk itulah kita meminta agar program pembangunan swasembada pangan tersebut bisa juga sampai di Pulau Nias. Artinya, ini bisa mengurangi harga beras dan bisa terjangkau oleh masyarakat.
Selain itu, masalah pengangguran juga menjadi salah satu permasalahan dimana untuk mencari lapangan pekerjaan mereka keluar dari daerah sehingga terjadi urbanisasi secara besar-besaran.
Hendaknya, pemerintah bisa memikirkan pembangunan sektor industri juga sampai ke daerah-daerah seperti dikawasan barat dan kepulauan nias.(lina)

Posting Komentar