Galian C Diduga Tanpa Izin Masih Tetap Beroperasi Di Desa Terang Bulan
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/04/galian-c-diduga-tanpa-izin-masih-tetap.html
Aek Kanopan (ABP)
Galian c diduga tidak memiliki Izin sampai saat ini masih beroperasi di daerah Bropit Dusun Kongsi Enam, Desa Terang Bulan, Kec. Aek Natas, Kab. Labuhanbatu Utara,.Buktinya, belum ada tindakan dari pihak terkait mau pun dari Dinas Pertambangan Dan Energi Labuhanbatu Utara ( Labura).
![]() |
| Inilah Galian C yang diduga tanpa izin masih beroperasi di Desa Terang Bulan |
Padahal Undang –undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tanggal 2 Oktober 2014 tentang pemerintahan Daerah , dan menindaklanjuti surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 120/253/SJ tanggal 16 Januari 2015 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan setelah ditetapkannya Undang-Undang No 23 tahun 2014, maka seluruh proses perizinan berupa Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) merupakan kewenangan Provinsi.
Kepala Dinas Pertambangan Dan Energi Drs H Syofyan Yusma saat dimintai tanggapannya menyebutkan telah menyurati seluruh pengusaha galian c agar menghentikan kegiatan sebulum keluar izin dari Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Sumut.
"Sebagai organ pemerintahan kita telah membuat surat kepada seluruh pengusaha galian C dilarang melakukan operasi, kemudian setelah surat itu kami sebarkan pengusaha yang taat tidak berani lagi, mana yang berani itu diluar kewenangan kita", hal itu dikatakan Syofyan Yusma kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa(31/03/2015).
Ia menambahkan, sebelumnya beberapa pengusaha galian c telah menyelesaikan berkas untuk pengurusan izin, namun karena banyaknya proses hingga saat ini izin mereka belum bisa keluar dari Dinas Pertambangan Sumut,kata Syofyan.
Masih kata Drs. H. Syofyan Yusma, setiap ada laporan masyarakat tentang galian C kami langsung kesana dan menyuruh galian C itu stop beroperasi ,tapi pihak pengusaha menyebutkan bagaimana nasib karyawannya bila kegiatan dihentikan.
"Kebanyakan pekerja di Galian C itu adalah pendududuk setempat,bila operasi berhenti maka penduduk disitu bisa-bisa kehilangan pekerjaan", sebut Syofyan.(Indra).

Posting Komentar