Empat Napi Korupsi Bersaksi Untuk Kasmin
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/04/empat-napi-korupsi-bersaksi-untuk-kasmin.html
Medan(ABP)
Empat narapidana (napi) korupsi pengadaan lahan base camp PLTA Asahan III diperiksa dalam sidang terdakwa Kasmin Simanjuntak, Bupati Tobasa non aktif, di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (14/4).
Keempat napi tersebut yakni, mantan Plt Sekda Tobasa Saibon Sirait, mantan Asisten I Pemkab Tobasa Rudolf Manurung, mantan Camat Pintu Pohan Tumpal Enryko Hasibuan dan Kades Meranti Utara Marole Siagian.
Dalam sidang itu terungkap, awalnya salah satu pemilik tanah di lahan base camp tersebut adalah Bobby Simanjuntak, putra Kasmin. Sehingga disarankan nama pemilik tanah diganti menjadi Marole Siagian untuk menjaga nama baik sang bupati.
Hal itu tertuang dalam keterangan Camat Pintu Pohan Tumpal Enryko Hasibuan di Berita Acara Pemeriksaannya (BAP) yang dibacakan anggota majelis hakim. "Ya, keterangan itu benar,"katanya saat ditanya kebenaran keterangannya tersebut.
Enryko juga mengungkapkan Surat Keterangan Tanah (SKT) atas nama Marole Siagian tersebut, baru dibuat Desember 2010 setelah pembayaran ganti rugi. Menurut dia, hal itu dilakukan atas permintaan PLN yang meminta ganti rugi cepat dilaksanakan.
"Besar ganti rugi yang dibayarkan sepenuhnya diserahkan pada PLN, karena mereka yang melakukan pengukuran dan pendataan,"katanya seraya menambahkan pembayaran diterima Marole secara cash (uang tunai) dan transfer.
"Saya tahu ada transfer ke rekening Pak Kasmin dari PLN, karena saat itu saya didatangi orang PLN dan Kades,"ujarnya.
Menurut dia, SKT tersebut dibuat bersama Kades (Marole Siagian) dan dikonsep sesuai yang berlaku umum di pedesaan, sehingga Kades tinggal mengisi nama pemilik tanah dan luas tanah. "Saat membuat SKT tidak ada alas haknya,"ujarnya.
Sementara itu, Marole mengaku telah menjual tanah miliknya seluas 2 hektare (Ha) tersebut kepada keluarga bupati pada 2006 melalui makelar. Awalnya, Marole enggan menyebut nama keluarga bupati tersebut, namun setelah ditegur hakim, Marole menyebut Netty Pardosi, istri Kasmin.
"Saya sudah membantah tanah itu milik saya dalam rapat 15 November 2015. Karena tanah itu sudah saya jual kepada keluarga bupati,"ujarnya.(lina)

Posting Komentar