anakbangsapost

Binjai Segera Terapkan Distribusi Tertutup Elpiji 3 Kg

Binjai (ABP)
Untuk mengatasi masalah kelangkaan elpiji 3 Kg yang sering dikeluhkan warga, Pemko Binjai dan Pertamina akan menerapkan pola distribusi tertutup. Dengan pola ini pangkalan hanya menjual elpiji 3 Kg kepada penduduk setempat yang telah memiliki kartu pelanggan.
Manager Pertamina  Gas Dom Region I Medan,  Tiara Saufi,  menjelaskan 
tentang mekanisme distribusi tertutup elpiji 3 kg.
“Dengan berlakunya distribusi tertutup diharapkan tidak ada lagi isu kelangkaan elpiji 3 Kg dan masyarakat membeli dengan harga wajar atau sesuai HET yang ditetapkan,“ kata Manager Pertamina Gas Dom Region I Medan, Tiara Saufi, pada rapat koordinasi elpiji 3 kg, di aula pemko Binjai, Rabu (18/3).
Rapat dipimpin Asisten Bidang perekonomian Hamdani Hasibuan diikuti camat dan lurah se Kota Binjai. Turut hadir kepala Dinas Perindagkop, Drs. HT. Syarifuddin, MPd, kabag perekonomian Muhammad Ilham, kakan Satpol PP Syahrial, juga dari pihak kepolisian dan kejaksaan.
Tiara Saufi menjelaskan dengan penerapan distribusi tertutup maka Kota Binjai akan menjadi pilot project untuk kemandirian tata niaga LPG 3 Kg bersubsidi di Sumatera Utara
Sebagai tahap awal, mulai tanggal 20 - 24 Maret 2015 akan dilaksanakan pendaftaran pelanggan LPG 3 Kg di Kelurahan. Untuk itu kepada warga diharapkan untuk dua lembar fotokopi KK disertai penunjukkan KK asli untuk validasi. 1 KK adalah 1 pelanggan.
Tahap kedua mulai tanggal 25 - 31 Maret 2015 adalah proses administasi yaitu pembuatan kartu pelanggan, pengisian data pelanggan dan pangkalan pada kartu pelanggan dan sosialisasi tata laksana layanan pelanggan kepada pangkalan. Selanjutnya penyerahan data pelanggan kepada pangkalan yang ditunjuk serta fotokopi KK, pembuatan log sheet penyaluran harian dengan data pelanggan terlampir dan pembagian kartu pelanggan .
“Pelanggan hanya dapat dilayani oleh satu pangkalan yang telah ditunjuk dan pangkalan dilarang untuk melayani pelanggan diluar dari pelanggan yang telah ditetapkan,’ jelas Tiara Saufi.
Asisten Walikota bidang perekonomian, Hamdani Hasibuan, mengatakan banyak warga kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg karena ulah agen dan pangkalan. Ada pangkalan nakal, tutup tabung dibuka dan kalau masyarakat datang dikatakan gas habis. Ada pula pangkalan hanya melayani order pelanggan tertentu hingga sepuluh tabung. Karena itu pangkalan wajib membuat surat pernyataan kalau melanggar ketentuan akan dicabut ijinnya
“Penerapan distribusi tertutup bukan untuk meraih simpati masyarakat kepada walikota , namun semata - mata untuk kepentingan masyarakat, “ tegas Hamdani Hasibuan .(diurnawan)

Related

Sumut 3420868430920268031

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item