Pedagang hio dupa Korban Pemukulan Mengadu Ke Polisi
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/01/pedagang-hio-dupa-korban-pemukulan.html
Medan ( ABP)
Sambil menahan rasa sakit diwajahnya Cam Wun Yen alias Ayen (70) mendatangi Polsek Medan Timur Kamis (22/1) siang. Kakek bercucu 7 yang tinggal dikawasan pinggir rel kreta api Jl Obah, Kec Medan Kota ini mau melaporkan Cicong (40) warga Medan Area karena telah menganiaya dirinya.
![]() |
| pedagang hio dupa Cam Wun Yen alias Ayen saat dikantor polisi |
Ditemui saat hendak membuat laporan pedagang lidi/hio dupa di depan Cong Api yang berada di Jl Irian Barat, Kec Medan Timur ini mengaku dipukuli oleh pelaku yang bekerja sebagai pedagang yang sama pada Rabu (21/1/2015) siang kemarin.
Akibatnya wajah Ayen mengalami lembam-lembam bekas tinjuan pelaku. "Muka ku dipukulinya sebanyak empat kali. Ini aja masih bengkak. Kalau dipegang sakit kali rasanya," ungkap Ayen.
Ceritanya pada saat kejadian, dagangan Ayen seperti biasanya hampir habis laku terjual. Sementara dagangan pelaku tak ada seorang pun yang membelinya. Iri melihat dagangan korban yang laris manis membuat pelaku menjadi gelap mata.
Ia berusaha mengintimidasi korban dengan hinaan-hinaan yang menjurus kasar. Namun korban tetap tak mendengarkannya dengan tetap melayani para pembeli. Merasa dilecehkan, pelaku mendatangi korban yang hanya berjarak 50 meter dengan tempat jualannya. Brakk, tanpa banyak tanya pelaku langsung membuang semua dagangan korban dari atas meja jualannya. Jelas saja korban tak terima.
Ia langsung memaki-maki pelaku, keadaan pun sempat meredam saat para pengunjung Cong Api melihat aksi pelaku dan langsung memarahinya karena telah berbuat kasar kepada korban.
Rupanya pelaku tak tinggal diam, ia kembali merencanakan aksi jahatnya. Pada saat korban lagi memunguti barang dagangannya yang berserakan dan para pengunjung sudah masuk ke dalam tempat sembahyang Cong Api.
Ia langsung mengangkat kerah baju korban hingga keduanya pun berdiri sejajar, pelaku langsung meninju wajah korban, tak berehenti sampai disitu, pelaku terus memukuli korban hingga tak terasa bogem ala Cris John miliknya masuk sebanyak 5 kali menembus hidung dan mata sebelah kanan korban.
Tak tahan merasakan sakit yang diderita, lantas korban langsung berteriak minta tolong. Karena takut diamankan warga, pelaku memilih kabur meninggalkan korban dan juga barang dagangannya.
Sementara korban yang sudah dipukul TKO langsung berdiri dan segera mengemas barang-barang dagangannya untuk pulang ke rumah.
Keesokan harinya setelah berkoordinasi dengan keluarganya, Ayen mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kejadian yang menimpa dirinya.
"Dia sudah sering kayak gitu, selalu aja buat kasar samaku. Padahal aku duluan yang jualan di situ. Aku sudah 52 tahun jualan di situ, kalau dia paling masih 20 tahunan. Aku aja bingung entah apa yang di irikannya samaku. Kalau sehari untung jualan yang ku dapat berkisar Rp30-20 ribu dek.
Udah habis kesabaranku makanya ku laporkan aja ke kantor polisi biar tahu rasa dia," tutur ayah 2 anak ini.
Terpisah saat dikonfirmasi Kapolsek Medan Timur, Kompol Juliani Prihartini mengatakan sudah menerima laporan korban. "Ya sudah kita terima laporannya, nanti akan segera kita periksa saksi-saksi terlebih dahulu, ( Ag)

Posting Komentar