anakbangsapost

Anggota DPR Sumut, Coky Minta Pemprovsu dan Jajarannya Dukung UKM Batu Akik

Medan(ABP)
Pemprovsu, serta Pemko Medan, terutama Dinas Koperasi diharapkan mendukung laju pertumbuhan pelaku usaha batu mulia, batu akik dan penggosok batu cincin di kabupaten/kota yang kini menjadi fenomena baru di Sumut.

HARUS DIDUKUNG: Anggota DPRD Sumut, H.Iskandar Sakti Batubara mengharapkan dukungan 
Pemprovsu dan Pemko Medan terhadap UKM baru batu mulia, batu akik dan usaha asah batu cincin di Kota Medan.
Harapan itu dituangkan Anggota DPRD Sumut, Iskandar Sakti Batubara di Medan, Minggu (25/1), sekaitan adanya penomena batu mulia dan batu akik yang muncul di kabupaten/kota Sumut.
Politisi dari Partai Amanat Nasional ini menyebutkan bahwa pelaku usaha gosok batu cincin ini sudah menciptakan lapangan pekerjaan yang diyakini dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Sumut.
“Dengan adanya penomena batu mulia dan batu akik ini perekonomian Sumut diharapkan bisa lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap Coky sapaan akbar Iskandar Sakti Batubara seraya mengakui bahwa penggosok batu cincin kini sudah mulai tumbuh di berbagai gang di inti kota maupun pinggiran kota.

OPTIMIS: Ketua APBPSU, Marojahan Batubara dan stafnya, M.Ridwan disela pameran batu mulia di Medan 
sangat optimis jika Palladium Plaza bisa menjadi Rawa Bening Kedua di Indonesia.
Saat ditanya apakah Coky yang juga anggota Komisi E DPRD Sumut menyenangi baru mulia, ia mengakui sudah lama memiliki hobi mengoleksi baru mulia seperti Sungai Dareh, Bacan dan lainnya.
“Saat ini saya juga sedang memakai baru mulia Bacan,” terang Coky dengan antusias seraya mengharapkan Walikota Medan, H.Dzulmi Eldin dapat menyahuti perkembangan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) batu mulia dan batu akik serta usaha Mengasah Batu Cincin di kota Medan.
SANGAT POSITIF
Secara terpisah, Paranormal, Ahli Alternatif Supranatural dan Pencinta Kayu Bertuah di Sumut, Ki Pacak Sulaiman menyatakan booming batu mulia, batu akik dan usaha gosok batu cincin di Sumut sangat positif.
“Tren batu mulia di Indonesia, terutama Sumut, dirasakan membangkitkan rasa cinta kepada produk dalam negeri, terutama dalam hal batu-batuan dan kayu “bertuah” dari berbagai provinsi seperti Kalimantan, Banten dan Sumut. Karena setiap daerah memiliki ciri khas kayu “bertuah” nya,” kata Ki Pacak.
Ia juga sangat mendukung Paladium Plaza dijadikan sebagai pasar batu cincin terbesar kedua setelah Rawa Bening di Jakarta. Hanya saja untuk mengarah ke sana harus lebih dulu didukung dengan banyak kegiatan seperti pameran dan lomba lainnya. Sehingga pada gilirannya dapat tercipta icon baru di Kota Medan.
Sementara Ketua Asosiasi Pencinta Baru Permata Sumatera Utara (APBPSU), Marojahan Batubara, SE di Medan, Minggu (25/1)menyatakan keoptimisannya untuk menjadikan kota Medan sebagai Rawa Bening kedua.
Hal itu ditandai dengan makin banyaknya pencinta batu mulia dan batu akik serta penggosok batu cincin di Sumut baik dari kalangan masyarakat kelas atas maupun masyarakat kelas bawah.
“Kita harapkan dengan adanya fenomena baru batu cincin ini bisa mendongkrak ekonomi masyarakat kecil dan menengah,” ujar Marojahan dan M.Ridwan yang baru sukses menggelar pameran dan lomba batu mulia di Palladium Medan dengan menghadirkan peserta dari Kalimantan, NAD, Pekanbaru, Bengkulu dan lainnya. (dey)

Related

Medan 2344193772739056640

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item