anakbangsapost

RSUD Fauziah Bireuen Belum Miliki Ruang Cuci Darah

Bireuen, (ABP)
Menyusul Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehatan (Menkes) RI yang meningkatkan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen dari status C menjadi status B sehingga RS ini menjadi rujukan di Aceh. Namun masih ada beberapa kekurangan menurut Ketua Pemuda Tani Indonesia HKTI Aceh Tarmizi A. Gani dan Ketua KNPI Bireuen Asnawi My, S. Sos.
RSUD dr Fauziah Bireuen
"RSUD tersebut harus segera dibenahi untuk melengkapi berbagai alat perlengkapan yang dibutuhkan masyarakat Salah satu alat yang paling dibutuhkan dan hingga saat ini belum tersedia adalah haemodialisis (alat cuci darah),"kata Tarmizi, Selasa (28/10/2014) di Bireuen.
Alat ini penting, apa lagi RSUD Bireuen sudah menjadi salah satu rumah sakit rujukan. Pemuda Tani Indonesis HKTI Aceh maupun KNPI menilai kekurangan alat ini merupakan kelemahan yang harus segera diatasi.
"Di saat Hari Sumpah Pemuda, hari ini, Pemuda Tani Indonesia HKTI Aceh dan KNPI Bireuen ingin menyampaikan betapa pentingnya kesehatan generasi muda bangsa, untuk kemajuan Bireuen, Aceh dan bahkan Indonesia,"tandas keduanya. 
Sementara Direktur RSUD Bireuen dr. Mukhtar, MARS melalui talipon genggamnya mengatakan, sebenarnya alat cuci darah itu bisa diadakan namun masaalahnya adalah ruangnya yang belum ada. Pihak rumah sakit sedang berusaha untuk mewujudkan ruang haemodialisis. 
Ditanya kapan kira-kira akan direalisasi, Direktur RSUD Bireuen tersebut tidak bisa memastikan. "Kita sedang berusaha," pungkasnya. (rel)

Related

Banda Aceh 7158123713648318480

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item