anakbangsapost

Kabupaten Asahan Krisis Gas Elpiji 3 Kg

Asahan (ABP) 
Gas elpiji 3 kg di Kabupaten Asahan hilang dari pasaran masyakat bingung karena di mana-mana gas tidak ada, mulai dari kedai dan kios-kios kalau ada gas Elpiji harganya sampai Rp 20.000 dan sampai Rp.30.000.
Ratusan orang mengantri untuk mendapatkan 
gas elpiji 3 Kg di CV Kuda Laut Air Teluk Kiri.
Alasan para pedagang menjual gas mahal karena pengambilan dari gas tersebut sudah tinggi harganya. Seperti penuturan dari masyarakat yang berdomisilin di kecamatan Air batu dan kecamatan Teluk dalam, bahwa sudah 2 bulan gas susah untuk di dapati kalau ada harganya mahal tidak mengapa tapi ini sama sekali tidak ada, sehingga masyarakat yang umumnya kaum ibu-ibu menjadi resah karena aktifitas mereka di dapur terganggu. 
Kelangkaan gas elpiji itu tidak hanya menambah beban keuangan tapi juga menganggu aktivitas kegiatan kalangan ibu rumah tangga yang akan mengurus anak mereka mau berangkat sekolah. 
Akibat tidak bisa masak sebagai kehabisan gas dirumah dan ketiadaan gas di kedai dan kios-kios, maka para orang tua harus menambah uang jajan sekolah anaknya untuk beli sarapan di luar. 
Pantauan Wartawan dilapangan keadaan ini harus secepatnya mendapat perhatian dari Pemkab Asahan, karena akan bisa menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. 
Sementara itu seorang pedagang pengecer elpiji 3 kg yang enggan di sebut namanya mengakui, sekarang ini memang susah mencari gas 3 kg ”aku sudah cari keliling-keliling kepangkalan tapi pada kosong, kalaupun ada cuma beberapa aja, itupun cuma di kasih 2 tabung aja,”ujar pengecer di kawasan Kecamatan Air Batu. Pada hari Senin (6/10/2014) SPBE di Desa Air Teluk Hessa mempersilahkan masyarakat untuk membeli gas 3 kg melalui penyaluranya agen resmi PT Mestika Kuda Laut Air Teluk Kiri. 
Dengan sampainya kabar dari SPBE Air Teluk Hessa ketelinga masyarakat maka para masyarakat berduyun-duyun mendatangi untuk membelinya, dengan hitungan 2 jam gas elpiji 3 kg yang berjumlah 560 tabung habis terjual. 
Harga yang dipatokan sebesar Rp 15,000 masyarakat diwajibkan membawa tabung kosong, sehingga di tukar dengan tabung yang berisi dan bagi masyarakat yang ingin mengisi ulang hanya boleh membeli 1 tabung saja, alasan dari para pemasok agar semua masyarakat dapat kebagian. 
Untuk mengantisipasi keributan dalam pembeliaan gas elpiji ini, juga di kerahkan pihak kepolisian yang ada di kecamatan Air batu agar mengamankan para pembeli dan mengatur lalu lintas .(Junaidi Chaniago)

Related

Sumut 1952322201701478578

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item