anakbangsapost

Wali Murid Keluhkan Pengelolaan SMPN 1 Barsel

Palas, (ABP) 
Dunia pendidikan Kabupaten Padang Lawas (Palas) kini diambang kehancuran ditangan Kadis Pendidikan Nurhamida Pasaribu. Pasalnya berbagai persoalan yang muncul baik di dinas atau disekolah-sekolah tidak kunjung terselesaikan. 
Bahkan semakin hari semakin bobrok. Demikian dikatakan Ayunan Hasibuan salah satu wali murid SMPN 1 Barumun Selatan (Barsel) kepada ABP, Jumat (26/9/2014). 
Dikatakan persoalan sekolah SMPN 1 Barsel muncul sejak kehadiran Kepala Sekolah Baharuddin, pengelolaan sekolah semakin menurun. Terbukti dengan menurunnya minat warga untuk menyekolahkan anak ke sekolah tersebut. 
Ditambah penurunan kualitas pendidikan yang semakin hancur yang ditandai banyaknya siswa terjerumus pada kelakuan berjudi dan memakai narkoba disaat jam belajar. 
Bahkan mobiler pendukung kegiatan belajar juga bukannya bertambah namun berkurang. “Dan hal ini sudah pernah dilaporkan warga bersama para wali murid terhadap Kadisdik Nurhamida untuk memperhatikan sekolah, dan menindak kepsek yang dinilai tidak mampu membawa sekolah itu lebih baik. 
Padahal sekolah itu adalah harapan dan kebanggaan masyarakat Barsel ini, namun kenyataannya sekolah itu semakin hancur saja, murid dibiarkan berkeliaran di jam belajar hingga berjudi dan memakai narkoba,” cerita Ayunan Hasibuan kesal. 
Ditambahkan wali murid lainnya Sahbana Siregar bahwa persoalan sekolah SMPN 1 Barsel bukan persoalan kecil. 
Namun nihilnya tindakan dari dinas seolah persoalan itu ditiadakan. Dimana keluhan wali murid ini juga telah pernah dimusyawarahkan para tokoh masyarakat yang turut dihadiri Kadisdik dan didampingi Kadispora Ali Jambi kala itu. 
“Dan hasilnya sampai sekarang belum juga ada, yang menurut penilaian kami sekolah itu justru semakin hancur. 
Terbersit dalam hati sesuai dengan kesepakatan masyarakat bahwa pada tahun 2015 nanti masyarakat Barsel tidak akan ada yang mau sekolah ke situ lagi,” tegas Sahbana. 
Sahrin Nasution juga mengatakan hal senada persoalan yang semestinya ditangani Kadisdik Palas malah turut dicampuri Kadispora. 
Sempat para wali murid dan warga merasa kesal atas sikap Kadispora yang ikut campur dan menyebutkan dirinya sebagai penasehat Kadisdik. 
Sebab menurut warga persoalan SMPN tidak kunjung selesai ditangan Kadisdik, konon lagi dicampuri Kadispora yang bukan urusannya. 
“Inilah kesenjangan yang akan terjadi didunia pendidikan kita di Palas ini, jika seorang kadis tidak mampu menangani persoalan pendidikan lebih baik mundur saja, dan kepada Ali Jambi selaku Kadispora silahkan ajukan kepada Bupati untuk menjadi Kadisdik jika merasa mampu. 
Jangan urus yang bukan urusan anda, terlebih saat mahasiswa juga melakukan demo Kadispora juga masih turut campur, apa Kadispora itu kekurangan pekerjaan,” sebutnya. 
Kepala Sekolah SMPN 1 Barsel Baharuddin belum dapat memberikan keterangan saat dikonfirmasi melalui selulernya. Begitupun pesan pendek tidak ada balasan. 
Hal sama juga terjadi pada Kadisdik Palas Nurhamida Pasaribu yang tidak kunjung mau memberikan penjelasan terkait kesenjangan di dinas tersebut. 
Pun demikian pesan pendek tidak ada balasan. Dan tidak jauh beda dengan Kadispora Ali Jambi Hasibuan tidak respon mengkomentari keluhan wali murid tersebut meski biasanya selulernya aktif. Minta Ditindak.
Sementara itu Zainal Abidin Hasibuan SPd aktifis Aliansi Mahasiswa Pemuda Perjuangan Rakyat (Amppera) meminta kepada pihak penegak hukum melalui kejaksaan untuk memeriksa persoalan di Dinas Pendidikan. 
Melalui surat yang telah dilayangkan ke Kacabjari Sibuhuan, Zainal menegaskan agar pihak kejaksaan intens menyikapi persoalan itu. 
Dan sejauh ini laporan dari sejumlah kepala sekolah dan lembaga serta hasil investigasi ke lapangan dapat dijadikan sebagai dasar untuk menyikapi banyaknya dugaan-dugaan di Disdik Palas. 
“Dalam hal ini kita juga mempertanyakan Kacabjari Sibuhuan tentang penanganan kasus-kasus di Palas ini serta sudah berapa yang diproses, sebab menurut kami sejauh ini telah banyak terjadi dugaan tindak korupsi di Palas namun belum ada tampak yang diproses. 
Untuk itu kita berharap adanya tindakan yang real dari Kacabjari dalam menangani sejumlah persoalan tersebut termasuk Disdik Palas,” kata Zainal. Kacabjari Sibuhuan H Saragih beberapa kali dicoba dikonfirmasi tidak ada jawaban, bahkan saat disambangi ke kantornya Kacab enggan menerima tamu dikarenakan sedang sibuk. (Sah)

Related

P.Lawas 1201157820272830219

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item