anakbangsapost

PT Aqua Farm Nusantara Kembali Didemo SBSI 1992

Sergai, (ABP)
Puluhan warga Desa Naga Kisar Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang tergabung di Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992 Unit Bongkar Muat (UBM) berunjukrasa ke PT Aqua Farm Nusantara, Kamis (25/9/2014) sekira pukul 10.00 WIB. Dalam aksi yang mendapat pengawal ketat dari aparat kepolisian Polres Sergai itu, DPC SBSI 1992 Sergai meminta PT Aqua Farm Nusantara mengutamakan dan mempekerjakan warga sekitar. 
Mereka juga menyatakan bahwa PT Aqua Farm Nusantara adalah salah satu penyebab terjadinya polusi udara dan diduga juga menyebabkan air laut serta persawahan tercemar oleh limbah yang dihasilkan oleh perusahaan pengolahan ikan air tawar tersebut. 
Massa SBSI 1992 menutup pintu gerbang PT Aqua
Farm  Nusantara, Pantai Cermin, Sergai
Usai melakukan orasinya, Sekretaris Pengurus Komisariat SBSI 1992 Muhammad Taufik mengatakan, aksi yang dilakukan ingin memperjuangkan masyarakat sekitar perusahan, terutama warga yang mengenyam pendidikan setingkat SMP dan SMA yang tidak diterima bekerja di PT Aqua Farm Nusantara. 
“Kami akan melakuakan demo sampai besok apabila tuntutan kami tidak ditanggapi pihak PT Aqua Farm Nusantara. Tuntutan kami agar warga sekitar perusahaan dipekerjakan dan tidak sembarang membuang limbah,” ujar Taufik. 
PT Aqua Farm Nusantara dalam selembar surat yang ditandatangani Humasnya Ir Afrizal yang diberikan kepada Sekretaris Pengurus Komisariat SBSI 1992 Muhammad Taufik menjealaskan, diantaranya sesuai peraturan dan perundangan tentang ketenagakerjaan tidak ada kewaajiban bagi perusahaan mereka untuk bekerjasama atau menyearahkan pekerjaan bongkar muat kepada PK SBSI 1992 UBM. 
Humas juga menyatakan aksi menutup gerbang masuk berdampak pada terganggunya produksi sehingga merupakan pelanggaran hukum, dan meminta pihak kepolisian untuk bertindak tegas. Terakhir, pihak perusahaan tidak akan mentolelir cara-cara pemaksaan kehendak dan pelanggaran. Sehingga perusahaan akan melakukan upaya hukum terhadap kerugian yang dialami peruasahaan. 
Aksi massa yang awalnya bertahan dapat diredam aparat kepolisian. Sekitar pukul 11:10 WIB, massa membubarkan diri setelah dibujuk oleh Kasat Intelkam, AKP Saksi Tarigan yang turun kelokasi. (SB/R)
)

Related

Sergai 9044097104824239259

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item