anakbangsapost

Pipa Saluran Air Pecah Di KNIA Tak Tahu Kapan Diperbaiki

Kuala Namu (ABP) 
Katanya Bandara KNIA ,Bandara percontohan di Indonesia namun kenyataannya sejak mulai beroprasi sampai sekarang. Kenyamanan ternyata belum dapat dirasakan sepenuhnya oleh pengunjung maupun penumpang di Bandara Kuala Namu Internasional ( KNIA). 
Hal tersebut disebabkan belum dapat digunakanya toilet yang berada di terminal kedatangan lantai 1, yang tak jauh dari musholla akibat masih tergenang air selain itu kondisinya yang kotor semakin membuat toilet itu tidak layak digunakan. 
Padahal tergenangnya air ditoilet itu akibat pipa saluran air yang bocor sudah terjadi sejak kemarin, alasan tidak kunjung diperbaikinya pipa saliuran air yang bocor itu pun klasik, yaitu belum adanya anggaran untuk memperbaikinya, padahal fasilitas toilet itu merupakan fasilitas yang vital sangat dibutuhkan oleh pengunjung dan penumpang. 
Informasi dihimpun, dan pantauan Sabtu dan Minggu ( 13-14/9) siang garis pembatas pun masih terpasang didepan toilet yang rusak itu. 
Tidak hanya itu pengunjung yang nekat masuk ke dalam toilet untuk buang air kecil maupun buang air besar terpaksa harus keluar dari toilet dengan kecewa dan buru-buru mencari toilet lainnya. 
Seperti dialami oleh salah seorang pengunjung pria yang terlihat buru-buru itu masuk kedalam toilet yang sudah dipasang tali pembatas itu. 
Namun hanya beberapa saat didalam toilet diirnya pun langsung kelaur terburu-buru sembari menutup hidungnya dengan tangannya .
” Parah kali toiletnya , sudahlah tergenang air dan kotor bau amis lagi, toilet di terminal saja tidak seperti ini , apa tidak malu kalau toiletnya seperti ini,” celotehnya sambil keluar terburu-buru dari toilet menuju toilet lainnya. 
Untuk mencoba mencari tahu apa yang terjadi di dalam toilet itu ternyata kondisi toilet kotor dan bau amis. 
Genangan air bercampur lumpur pun terlihat di sudut toilet serta sampah plastik seperti tidak terurus. Tidak hanya itu tumpukan selang dan mesin penghisap pun juga terlihat didalam toilet, perbaikan yang dilakukan pun tidak membuahkan hasil, toilet tetap tergenang air dan kotor serta mengeluarkan bau amis. Menanggapi kondisi toilet yang tergenang air dan kotor , Febri ( 29) salah satu pengunjung yang berdomisil di P. Siantar mengaku tidak habis pikir mengapa bisa toilet di bandara yang sudah memiliki teknologi canggih itu bisa rusak. Apalagi hal itu sudah terjadi sejak dua hari terakhir. 
Lanjut Febri yang memiliki usaha penjualan pernak-pernik dan aksesoris itu mengungkapkan, seharusnya PT AP II sebagai pengelola KNIA tidak bisa membiarkan kondisi ini berlarut-larut.
Sehingga menimbulkan tudingan kalau PT AP tidak mampu mengelola bandara bertaraf internasional yang menjadi aset dan ikon Sumatera Utara.” 
Seharusnya pihak pengelola bandara KNIA cepat dan tanggap memperbaiki setiap fasilitas yang rusak, apalagi fasilitas yang rusak itu digunakan sangat dibutuhkan seperti fasilitas toilet,’” celotehnya dengan kesal. Manajer humas dan protokoler PT AP II cabang KNIA Dewandono Prasetyo Nugroho saat dihubungi wartawan melalui selulernya. 
Dewandono pun mengungkapkan bahwa pihaknya sudak berkoordinasi dengan kantor pusat untuk segera mencairkan anggaran. 
Terkait berapa banyak dana yang dianggarkan untuk melakukan perbaikan toilet itu, Dewandono mengungkapkan tidak tahu,” berapa banyak dana yang dianggarkan untuk melakukan perbaikan saya tidak tahu yang jelas anggaran secepatnya akan turun. 
Kerusakan pun sudah ditanggapai dan melakukan perbaikan namun hasilnya belum memuaskan,” ungkapnya. 
Selain itu Dewandono pun mengungkapakan petugas masih mencarai apa penyebab kerusakan yang terjadi ,” penyebab kerusakannya masih diselidiki dan belum tahu kapan selesai perbaikannya ,” jelas Dewandono.

Troli Halangi Kendaran Parkir Di Parkiran KNIA 

Selain masalah toilet yang rusak ternyata masalah troli yang terkadang dibiarkan berserakan di parkiran juga mengganggu pengendara, terutama pengendara mobil yang akan memakirkan kendaraannya ataupun mengeluarkan kendaraannya dari parkiran. 
Bahkan tak jarang pengendara mobil harus turun dan memindahkan troli yang menghalangi kendaraannya untuk parkir maupun keluar. 
Ditambah lagi rawan curanmor yang selalu mengintai kenderaan yang diprakir aneh buka, 
Selain mengahalangi kendaran di parkiran, troli yang dibiarkan begitu saja tergelatak diparkiran juga membuat parkiran terlihat tidak teratur. 
Selain itu troli yang dibaiarkan di parkiran begitu saja tanpa dapat digunakan membaut para penumpang yang yang akan menggunakan troli kesulitan mencari troli. 
Berseraknya troli ini di parkiran disebabkan belum adanya pengendapan troli di parkiran sehingga para penumpang yang baru tiba, yang menggunakan troli untuk membawa barangnya hingga ke parkiran membiarkan begitu saja troli tergeletak diparkiran. 
Untuk mengatasi masalah itu , manajer pelayanan Djamal Amri mengungkapkan bahwa penumpang sudah bisa dijemput hingga ke pick up area yang berada di depan stasiun kereta api bandara. 
Dengan diperbolehkannya para penumpang dijempt langsung ke pick up area maka para penumpang tidak perlu membawa troli hingga ke parkiran. 
 Lanjut Djamal Amri selain diperbolehkannya para penumpang dijemput hingga ke pick up area alternatif lain yang digunakan adalah menyediakan pengendapan troli di parkir A maupun parkir B. 
Pengadaan pengendapan troli di parkiran pun telah diusulkan ke kantor pusat dan diharapkan dapat terealisasi secepatnya ,” penumpang sudah bisa langsung dijemput di pick up area sehingga para penumpang tidak perlu membawa troli hingga ke parkiran. 
Selain itu tidak ada jasa porter troli di KNIA, jika ada maka itu porter liar ,’” ungkap Djamal. ( KK/Adis)

Related

Sumut 4801409016060651501

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item