anakbangsapost

Oknum Mengaku Koordinator Wartawan Unit DPRDSU Akui Terima Uang Rp. 15 Juta

Medan(ABP) 
Terkuaknya permainan oknum mengaku Kordinator Wartawan Unit DPRDSU berinital UJ menerima kucuran dana sebesar Rp 15 Juta dar Biro Keuangan Pemprovsu kepada sekelompok wartawan di DPRD Sumut , Senin (8/9) kemarin saat sidang Paripurna DPRD Sumut menjadi perbincangan hangat di DPRD Sumut dan Kantor Gubsu. 
ilustrasi
Pasalnya , oknum wartawan salah satu koran harian terbitan Medan yang berinisial Uj sehari hari bertugas di gedung rakyat tersebut kelihatan seperti ' kebakaran jenggot' dan ada mengaku menerima uang sebesar Rp 15 juta kepada wartawan unit DPRD Sumut, Selasa (9/9) . 
"Ya saya ada menerima uang sekitar Rp 15 juta dari orang suruhan Kepala Biro Keuangan Pemprovsu . 
Uang tersebut saya terima dan tanpa ada tanda tangan atau kwitansi," ujar Uj kepada beberapa wartawan DPRD Sumut. Masih menurut sejumlah wartawan unit DPRD Sumut setelah dikonfirmasi kepada Uj kalau uang sebesar Rp 15 juta itu menurut Uj akan diberikan kepada 22 wartawan DPRD Sumut sesuai daftar yang diberikan kepada Kabag Biro Keuangan Pemprovsu Mul . 
Namun, dalam prakteknya Uj yang menerima uang dari orang suruhan Kabag Keuangan Pemprovsu Mul , Senin (8/9) sore itu membawa uang tersebut kesuatu tempat dan memberikannya kepada salah seorang wartawan harian medan juga untuk dibagi -bagikan kepada sekelompok wartawan di DPRD Sumut dengan rincian per orang Rp 500 ribu . 
Praktek korupsi yang dilakukan Uj bersama kroni-kroninya ini membuat sejumlah wartawan DPRD Sumut berang. 
"Bagaimana mungkin kami mau menerima Rp 500 ribu dari Uj, sementara uang sebanyak tersebut 'ditilep' oknum yang mengaku -ngaku koordinator wartawan DPRD Sumut tersebut," ujar kalangan wartawan DPRD Sumut. 
Akibat keserakahan Uj setelah adanya pemberitaan dibeberapa media ini membuat Uj tidak berani masuk gedung dewan karena sejumlah wartawan tak berani menerima 'suap' yang dinilai sudah melecehkan lembaga pers. 
Bahkan pembagian uang 'suap' sebesar Rp15 juta ini juga mendapat tanggapan serius dari Sekretaris DPRD Sumut Randiman Taringan. 
Seperti diungkapkan kalangan wartawan DPRD Sumut kepada Wartawan, akibat pemberitaan ini Sekwan DPRD Sumut menelepon Uj dan mengatakan kalau Sekwan tidak tahu menahu soal uang Rp 15 juta. Selain itu juga Uj ngaku kepada beberapa wartawan kalau dia khilaf. 
Sementara salah seorang Wartawan yang juga ngaku ngaku sebagai bendahara dari Uj juga menerima uang sebesar Rp 1 juta, sedangkan selebihnya wartawan lainnya diberikan Rp 500 ribu sepakat tidak mau menerima uang dari Uj dan akan meminta pertanggungjawaban dari oknum wartawan tersebut. 
Di sisi lain akibat pemberitaan ini, Uj berang dan marah kepada wartawan yang memberitakannya. Namun dalam kaitan ini kalangan wartawan DPRD Sumut tetap meminta kepada pihak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas aliran uang 'siluman' yang diperuntukan kepada sekelompok wartawan di gedung rakyat tersebut. (Ris)

Related

Headline 2001568688012586839

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item