anakbangsapost

Merasa Ditipu Petugas PT JAS, Ali Mengadu Di OIC KNIA

Kuala Namu (ABP) 
Merasa ditipu petugas PT Jasa Angkasa Semesta ( JAS) Muhammad Ali Taufik (22) bekerja di salah satu hotel di Medan warga Jalan Pahlawan mengadu ke duty manager KNIA di OIC KNIA baru baru ini sekira pukul 11.00 Wib. 
Ali Taufik
Dengan ditemani Kosmos Ginting ( 38) pemilik travel Sukses Abadi di Medan Ali mendatangi ruang OIC KNIA yang berada di lantai 3 KNIA. Diruangan OIC Ali pun mengungkapkan komplainya kepada M Syukur dan Parluhutan P keduanya duty manajer KNIA akibat merasa ditipu petugas JAS saat dirinya melakukan chek in pada Sabtu ( 30 /8) pagi lalu. 
Saat itu , Ali yang akan terbang ke Singapura menggunakan pesawat Value Air nomor penerbangan VF 282 melakukan proses chek in. 
Saat melakukan proses chek in itu , petugas JAS yang melakukan chek in mengatakan kepada Ali jika ingin berangkat harus membeli tiket Singapura – Kuala Lumpur. Ali pun menjawab bahwa dirinya akan menggunakan angkutan darat dari Singapura menuju Kuala Lumpur seraya menunjukkan tiket Air Asia Kuala Lumpur – Kuala Namu yang sudah dibelinya. 
Namun begitu , petugas JAS tetap memintanya membeli tiket Singapura – Kuala Lumpur jika ingin berangkat. Ali pun akhirnya membeli tiket maskapai Jet Star Singapura – Kuala Lumpur seharga Rp 630 ribu dari salah seorang pria yang mengaku bisa mencarikan tiket untuk Ali ,” aku terpaksa harus membeli tiket Singapura – Kula Lumpur seharga Rp 630 ribu, karena aku ingin berangkat ke Singapura untuk jalan-jalan padahal harga tiket sebenarnya Rp 471.738. 
Kata petugasnya, kalau aku tidak beli tiket Singapura – Kuala Lumpur aku tidak bisa terbang ke Sinagapura, padahal aku sudah bilang kalau dari Singapura ke Kuala Lumpur aku naik angkutan darat ,” ungkap. 
Ali yang baru pertama kali terbang ke luar negeri seraya menunjukkan bukti pembelian tiket dari Erna World Tour dan Travel yang berada di Jalan Selayang Medan. Setelah mendapatkan tiket tersebut akhirnya petugas PT JAS yang melakukan chek in pun melayani Ali untuk melakukan chek in. 
Akhirnya sekira pukul 10.00 Wib Ali pun berangkat ke Singapura. Empat hari kemudian pada hari Rabu (3/9) sekira pukul 21.00 Wib Ali pun tiba di KNIA dari Kuala Lumpur menggunakan pesawat Air Asia nomor penerbangan AK 395. 
Keseokan paginya Ali pun menceritakan apa yang dialaminya diterminal chek in Value Air bahwa dirinya disuruh petugas PT JAS untuk membeli tiket Singapura – Kuala Lumpur kepada Kosmos Ginting pemilik travel Sukses Abadi . Berdasarkan keterangan Kosmos Ginting yang sudah 2 tahun membuka usaha travelnya mengungkapkan tidak ada peraturan bahwa jika ingin pergi ke Singapura harus membeli tiket pesawat yang akan digunkan untuk keluar dari Singapura. 
Tapi yang ada peraturannya kalau pergi ke luar negeri sebagai pelancong harus membeli tiket pulang pergi. 
Dirinya pun mengungkapkan bahwa Ali merasa keberatan disuruh membeli tiket Sinagpura – Kuala Lumpur oleh petugas chek in PT JAS padahal dari Singapura ke Kula Lumpur bisa menggunakan angkutan darat. 
 Selain itu Ali pun merasa dirugikan disebabkan tiket Singapura – Kuala Lumpur yang dibelinya tidak digunakan, bahkan harga tiket yang dibeli itu berbeda dari harga sebenarnya. 
 Lanjut Kosmos bahwa dimaskapai lain yang melayani penerbangan ke Singapura tidak ada peraturan membeli tiket pesawat keluar Singapura,” kalau PT JAS mau fair seharusnya mereka memberikan informasi kepada semua travel,” ungkapnya. 
Kosmos pun mengharapkan kejadian agar kejadian seperti ini yang baru pertamakali terjadi selama dirinya membuka usaha travel tidak terjadi lagi ,” ungkapnya. 
Dirinya pun curiga kenapa petugas chek in PT JAS harus menawarkan tiket maskapai Jet Star kepada Ali padahal masih ada maskapai lain. Sementara itu Leader Passasi PT JAS Aisyah mengungkapkan bahwa jika ingin pergi ke Singapura, memang harus membeli tiket pesawat keluar Singapura. 
Hal ini sesuai dengan peraturan baru dari Imigrasi Singapura yang berlaku sejak 18 Agustus 2014 lalu bahwa setiap orang yang ingin ke Singapura harus memiliki tiket pesawat keluar dari Singapura ,” memang ada peraturan baru dari imigrasi Singapura. 
Jika tidak maka akan dideportasi dengan membayar denda dan membayar tiket keluar Singapura ,” ungkapnya. 
Aiasah pun menjelaskan saat melakukan proses chek in dirinya sudah menjelaskan peraturan baru itu kepada Ali. Selain itu Aisah pun menanyakan apakah Ali ada kenal orang travel untuk mengurus tiket Singapura – Kuala Lumpur. 
Namun Ali yang mengatakan ada kenalan travel yang bisa mengurus tiketnya, tetap tidak bisa menunjukkan tiketnya sementara waktu keberangkatan tinggal beberapa menit lagi. 
Aisah pun berniat membantu agar tiket Ali ke Singapura tidak hangus sehingga meminta Ali membeli tike kepada agen travel yang banyak ditemui di KNIA ,” aku hanya ingin membantu Ali agar bisa berangkat dan tiketnya tidak hangus , aku tidak kenal siapa agen tempat Ali membeli tiket Singapura – Kuala Lumpur ,” Aku tidak tahu mengapa ada perbedaan harga tiket , PT JAS hanya mengurusi proses chek in penumpang Value Air bukan tiket. 
 Memang sudah aturan imigrasi Singapura kalau ingin terbang ke Singapura harus memiliki tiket pesawat keluar Singapura ,” ungkapnya. (KK/Adis)

Related

Sumut 8823779406429993156

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item