Kinerja Sekwan DPRD Sumut 'Lamban' Anggota Fraksi Gerinda Terlantar
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/09/kinerja-sekwan-dprd-sumut-lamban.html
Medan(ABP)
Penentuan ruang Fraksi - fraksi anggota DPRD Sumut sampai saat ini belum juga tuntas, sehingga mengakibatkan beberapa Fraksi i di DPRD Sumut 'terlantar' karena tak memiliki ruangan yang memadai.
![]() |
| Gedung DPRD Sumut Jl. Imambonjol Medan |
Kondisi seperti ini mengakibatkan beberapa wakil rakyat itu 'berang' dan menilai kinerja Sekretaris DPRD Sumut Randiman Taringan terkesan 'lamban'.
Lambannya kinerja Sekretariat DPRD Sumut apakah ada kaitannya dengan Sekwan Randiman Tarigan yang belakangan ini kelihatan jarang masuk kantor, karena banyak tamu yang ingin ketemu dengannya selalu tidak pernah ketemu, dan mendapat jawaban klasik dari para ajudan alasan rapat di kantor Gubernur atau ada urusan di kantor Gubernur.
Pantauan wartawan di DPRD Sumut, Kamis (18/9) suasana ruang fraksi-fraksi di DPRD Sumut terlihat kosong melompong, karena beberapa fraksi tak memiliki ruangan yang memadai.
Seperti halnya Fraksi Gerinda yang sebelumnya diisi 5 anggota DPRD Sumut kini sudah bertambah dengan jumlah 13 orang wakil rakyat.
Artinyan dengan penambahan jumlah wakil rakyat ini jelas ruangan yang dimiliki selama ini tak mencukupi dengan kapasitas tersebut.
Hal ini juga terbukti saat wartawan mendatangi ruang Fraksi Gerindra dimana beberapa anggota DPRD Sumut tersebut itu tak bisa duduk karena tak punya meja kerja.
Sementara anggota Fraksi Gerindra DPRD Sumut sudah mengusulkan kepada Sekwan agar ruangan untuk fraksi berlambangkan Garuda itu harus sesuai standard dan jumlah wakil rakyatnya sebanyak 13 orang.
"Bagaimana mungkin kami bisa bekerja efektif sementara Sekwan sampai saat ini belum memberikan ruangan ke fraksi Gerindra sesuai jumlah wakil rakyatnya," ujar beberapa wakil rakyat sembari menuding kalau Randiman terkesan tak perduli dengan situasi dan kondisi ruangan yang diperuntukkan bagi mereka.
Kapling
Terkait adanya pengkaplingan- kaplingan ruangan yang dilakukan anggota DPRD Sumut yang lama dinilai anggota dewan berwajah baru terlalu egois.
Seharusnya, sebelum dilantik 100 anggota DPRD Sumut.
Semua ruangan yang diperuntukkan bagi wakil rakyat sudah 'steril' dan tidak seperti sekarang ini kacau-balau.
Demikian juga menyangkut mobil Dinas yang diperuntukkan bagi anggota DPRD Sumut yang baru belum juga tuntas karena masih banyak anggota dewan yang lama belum memulangkan mobil ke sekretariat DPRD Sumut.
Sedangkan semua Fraksi-fraksi yang ada di DPRD Sumut sudah akan memulai kinerjanya.
Melihat kondisi seperti ini anggoa DPRD Sumut menjadi resahm
Terkatung2 sekarang anggita DPRD Gerindra. Klu di DKI rapi tapi kalau di Sumut ini semua musti uang. Contoh paling dekat masalah ruangan. Nama bed pada saat ruang paripurna. (Erris)

Posting Komentar