Industri Kecap Di Aceh Butuh Dukungan Pemerintah
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/08/industri-kecap-di-aceh-butuh-dukungan.html
Bireuen, (ABP)
Kecap Singa Aceh ternyata salah satu merek kecap yang dihasilkan home industry di Gampong Mns. Dayah, di Bireuen, Aceh, demikian hasil penelusuran Pemuda Tani HKTI Aceh Tarmizi A. Gani,
Jumat (/8/2014).
Direktur yang juga salah satu pengusaha kecap di Indonesia Ruslan Kasem menuturkan, usaha ini di mulai sejak tahun 1999 dengan bermodalkan semangat dan tentu dengan modal seadanya.
Alhamdulillah sekarang Kecap Singa Aceh sudah di pasarkan hampir
seluruh pelosok tanah rencong.
Ruslan yang pernah bekerja di Pabrik Kertas Kraft Aceh (KKA) sejak
1988 – 2007 di mana Jokowi (Presiden Indonesia Terpilih 2014-2019)
pernah bekerja, mengatakan kepada Pemuda Tani HKTI Aceh Tarmizi A.
Gani hingga kini home industri yang di gelutinya sudah memproduksi
kecap asin, kecap manis dan asam cuka dengan berbagai merek, seperti
kecap cap siwah, kecap singa aceh, sinar bango, panah mas, dan asam
cuka cap bunga.
Produksi kecap juga telah membuka peluan pekerjaan buat para pemuda
dan pemudi di Bireuen yang kini mencapai 25 orang (membantu
memperkecil angka pengangguran), dan dalam kegiatan yang sama kata
Ruslan usaha kecap telah memanfaatkan hasil pertanian lokal seperti
kedelai, garam dan gula, tidak hanya itu ampas atau limbah kecap
tersebut ikut bisa digunakan untuk pakan ternak.
Menyangkut pengembangan dan keterbukaan pasar yang semakin lebar,
Pemuda Tani HKTI Aceh sepakat bahwa home industri kecap dan industry
lainnya di Aceh yang sudah berjalan perlu di dukung pemerintah,
terutama sekali untuk pengembangan alat produksi seperti mesin dan
lainnya sehingga mereka bisa memproduksi kecap lebih banyak dari hari
ini yang menurut Ruslan hanya distribusinya 200 (dua ratus) lusin
perhari, dan dipasarkan hingga sampai ke pulau Sabang.
Beberapa hari yang lalu, kecap singa aceh juga mulai di perkenalkan di
Medan, Sumatra Utara, mudahan bisa berkembang, dan tentunya pemerintah
di minta mendukung kemajuan industry anak bangsa, tutur Ruslan Kasem
pada Ketua Pemuda Tani HKTI Aceh Tarmizi A. Gani di lokasi produksi
yang berdekatan dengan kediamannya, mendengar keluh kesah pengusaha
home industry pemuda tani HKTI Aceh mengajak pemerintah melalui dinas
terkait seperti Disperindagkop untuk mengupdate informasi seluruh
industry di Aceh, sekaligus membina dan mebantu termasuk mempromosi
hasil produc industry di Aceh tersebut. (rel)
Posting Komentar