Syahrial Raih Rekor MuRI Walikota Termuda Di Indonesia
https://anakbangsapost.blogspot.com/2017/04/syahrial-raih-rekor-muri-walikota.html
JAKARTA - Walikota Tanjungbalai Muhammad Syahrial SH, MH, ditetapkan sebagai Wali Kota termuda se-Indonesia. Syahrial menjabat Walikota di usia ke-27.
Atas penetapan itu, Syahrial meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yang diserahkan oleh Jaya Suprana di Balairung Jaya Suprana Institute, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 27 April 2017.
Rekor Wali Kota Terumuda se-Indonesia ini diberikan kepada Syahrial setelah dilakukan Rembug Kelirumologi yang digelar Jaya Suprana Institute. Penetapan sebagai Wali Kota Termuda itu membuat nama pria kelahiran 17 Agustus 1988 semakin dikenal di tanah air.
Dengan Rekor MURI yang diperolehnya, Syahrial berharap pemerintah pusat lebih melirik potensi lokal 'Kota Kerang' yang dipimpinnya.
Syahrial maju lewat jalur independen menjadi Walikota Tanjungbalai dengan berpasangan seorang tokoh pendidik Drs H Ismail pada pilkada serentak tahun 2015 dan terpilih menjadi Walikota Tanjungbalai masa periode tahun 2016 s/d 2021.
Sebagai kepala daerah, Syahrial medukung program yang dilakukan tahun 2016 dan 2017. Mudah-mudahan tahun ini pembangunan infrastruktur dan lainnya dapat terlaksana dengan baik. “Jika mutu pekerjaan itu bagus dan bisa dinikmati hingga anak cucu, tentulah perintah daerah dan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat percaya dengan Pemerintah Tanjungbalai,” ujarnya.
“Ini kan bukan kebanggan pribadi. Ini buah kerja keras Pemkot dan masyarakat Tanjungbalai. Jika pun semakin dikenal karena rekor MURI ini, saya berharap pemerintah pusat bisa lebih melirik potensi-potensi yang ada di Tanjungbalai,” kata Ketua Golkar Tanjungbalai itu, Jumat 28 April 2017.
Tanjungbalai saat ini telah memasuki usia 396 tahun. Namun, perkembangan ekonomi masih belum sebanding dengan potensi sumber daya yang ada di kota yang terkenal dengan kekayaan lautnya.
“Saya juga berharap dengan dukungan pemerintah pusat, maka potensi Tanjungbalai semakin dilirik. Melirik peluang kawasan industri dan wisata. Saya pikir jika jalan tol Trans-Sumatera, khususnya Medan-Parapat, nanti selesai maka itu akan membantu membangkitkan potensi wisata Tanjungbalai,” kata Syahrial.
Dengan bangkitnya potensi wisata dan industri nanti, maka secara otomatis perekonomian masyarakat membaik. “Potensi wisata di sini semakin membaik. Ada tujuh pulau yang sedang dipersiapkan, satu sudah sering dikunjungi wisatawan yakni Pulau Besusen tiap minggu 2000 pengunjung. Padahal itu baru dibuka,” ujar Syahrial. (tn/jc/int)
Posting Komentar