Spanduk Provokatif Muncul Di Kerinci
https://anakbangsapost.blogspot.com/2017/04/spanduk-provokatif-muncul-di-kerinci.html
KERINCI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kerinci baru akan digelar tahun depan. Namun tensi politik di Kerinci saat ini sudah mulai memanas, dengan ditandai dengan perang baliho dari sejumlah bakal calon yang sebelumnya telah menyatakan siap maju di Pilkada Kerinci 2018.
Selain baliho bakal calon, juga muncul spanduk provokatif bernada sindiran yang ditujukan kepada tokoh Kerinci Hilir. Isi spanduk yang terpasang di salah satu desa di Kecamatan Sitinjau Laut tersebut, seolah mengecilkan pengaruh tokoh Kerinci Hilir di kancah perpolitikan Kerinci.
Kasarnya, tokoh Kerinci Hilir dianggap hanya mampu menjadi orang nomor dua (calon wakil bupati) di setiap hajatan pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Kerinci.
Adanya spanduk tersebut sontak membuat heboh masyarakat Kerinci Hilir. Meski selama ini memang selalu menjadi orang nomor dua atau wakil bupati, namun kemunculan spanduk yang bertuliskan "Masyarakat Kerinci Hilir Kito Cukup Jadi Calon Wabup Bae, Pada Pilkada 2018" juga sempat membuat geram warga.
"Kami terkejut melihat spanduk tersebut, kami tidak tau kapan dan siapa yang memasangnya, yang jelas ada salah satu tim sukses balon Bupati yang akan mengikuti pesta demokrasi pada Pilkada 2018 mendatang yang memasangnya," kata salah satu warga Setinjau Laut yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, Candra Purnama, salah satu bakal calon yang menyatakan siap maju di Pilkada Kerinci 2018, mengatakan spanduk tersebut merupakan sindiran bagi masyarakat dan tokoh Kerinci Hilir untuk tidak menjadi nomor dua pada Pilkada. Selain itu spanduk itu bisa jadi ingin menyatukan masyarakat Kerinci hilir agar mengusung satu calon.
"Yang jelas ada salah satu timses calon yang memasang spanduk, kita tidak tau timses siapa. Hal ini wajar-wajar saja dalam politik, politik itukan dinamis, saya pribadi menanggapi hal tersebut secara positif, yang jelas Kerinci hilir sudah punya tekad dan semangat untuk jadi nomor satu," tegasnya.(i/mj)
Posting Komentar