Asisten Kebun Tandun, Kampar Berikan Alamat Palsu Perusahaan Vendor
https://anakbangsapost.blogspot.com/2017/04/asisten-kebun-tandun-kampar-berikan.html
KAMPAR -Oknum di PTPN V Kebun Tandun Desa Talang Danto, Kecamatan Tapunghulu Kabupaten Kampar, Riau berikan identitas palsu kepada pimpinan unit kerja ( PUK SPTI ) Desa Talang Danto terkait nama pemilik, nama cv perusahaan kontraktor serta alamat perusahaan yang melakukan pengerjaan angkutan dan muat bongkar tandan buah segar ( TBS ) milik kebun PTPN V Tandun.
Informasi yang dihimpun dari ketua PUK SPTI Talang Danto, Suryono mengatakan pihaknya telah ditipu oleh pihak kebun Tandun dengan memberikan nama serta alamat palsu perusahaan kontraktor yang melakukan kontrak pengerjaan TBS hasil kebun milik BUMN tersebut
"Kami telah ditipu pak, alamat yang diberikan oleh PTPN V Tandun ternyata tidak ada," terang Suryono.
Terungkapnya identitas palsu ini berawal ketika pihak PUK SPTI berangkat dari Desa Talang Danto ke Pekanbaru ke kantor perusahaan kontraktor yang diberikan pihak perkebunan, Kamis (20/04/2017).
Sesampainya di Pekanbaru alamat yang diberikan ternyata fiktif alias tidak ada. Suryono kemudian bertanya kepada sejumlah warga setempat namun tidak ada satupun yang tahu keberadaan perusahaan dan alamat tersebut. Bahkan kata warga alamat tersebut berada di lokasi terpisah di kota Pekanbaru.
Suryono mengatakan pihak PTPN V Tandun memberikan nama CV Antonius Bersaudara dengan alamat di Jalan Tuanku Tambusai Blok A, No 30 Komplek Marpoyan Damai Pekanbaru adalah kontraktor yang melakukan pengerjaan angkutan dan muat bongkar TBS.
"Asisten Umum Kebun Tandun Rahman Hakiki yang memberikan kepada saya identitas kontraktor yaitu CV Antonius Bersaudara, setelah kami pergi ke alamat tersebut ternyata tidak kami temukan. Warga yang kami temui mengatakan tidak ada alamat itu sebab Jalan Tuanku Tambusai berada di seputaran Jalan Nangka sementara Komplek Marpoyan Damai Pekanbaru ada di Jalan Khairuddin Nasution. Kami telah ditipu pihak PTPN V Tandun pak," terang Suryono.
Padahal kedatangannya untuk melayangkan surat permohonan melakukan musyawarah terkait tenaga kerja bongkar muat TBS dari pihak ketiga yang dipekerjakan di kebun PTPN V Tandun.
"Saya telpon Pak Asum Rahman Hakiki menanyakan kebenaran alamat ini tapi dia buang badan. Rahman mengatakan alamat dan nama cv tersebut diberikan oleh KTU Sardiono," ungkap Suryono.
Sementara Rahman Hakiki dan KTU kebun Tandun Sardiono ketika dikomfirmasi awak media via seluler tidak membuahkan hasil. Panggilan telepon dan pesan sms tidak mendapat jawaban. (suriani)
Posting Komentar