anakbangsapost

Bupati Taput Marah Temukan Warga Curi Air

TARUTUNG - Temukan meteran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mual Natio Tapanuli Utara yang dilanggani masyarakyat dan usaha cuci kendaraan (doorsmer) dimatikan oleh pelanggan, Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan, marah-marah.
Emosi tidak tertahankan atau marah-marah bupati Taput, setelah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pada akhir Januari baru lalu ke sejumlah rumah penduduk dan doorsmer di seputaran Tarutung untuk mengetahui, akar masalah air langka yang dialami para pelanggan PDAM. Bupati  menemukan sejumlah meteran air ke rumah penduduk mati atau dimatikan. Bahkan, bukan hanya penduduk, bupati juga menemukan pencurian dilakukan pengusaha doorsmer. 
Direktur PDAM Mual Nauli
Sidak didampingi Kadis Perizinan Penanaman Modal Alkari Purba dan Direktur PDAM Lamtagon Manalu menemukan bukti pencurian air. Nikson langsung berang sekaligus memerintahkan pengusahan untuk menutup sendiri pipa air dimaksud. Bupati pun menegaskan bahwa, air PDAM hanya diperuntukkan untuk kebutuhan masyarakyat. Rakyat sudah menjerit saat ini kekurangan air, malah pelanggan dan pengusaha mematikan meteran air PDAM, celutuknya.
Atas perintah bupati, masyarakyat pelanggan dan pengusahan doorsmer, buru-buru menutup pipa sarana mencuri air PDAM dengan ekspresi wajah ketakutan.
Menurut sumber ABP, ada sejumlah penduduk di sejumlah lokasi melakukan pencurian air PDAM, sementara pencurian dilakukan 2 pengusahan doorsmer yakni, seputaran Jalan D.I. Panjaitan dan sekitar kota Tarutung yang berdekatan dengan kompleks perkantoran pemerintah. Bupati pun memerintahkan, agar direktur PDAM yang ikut dalam rombongan untuk bekerja keras melayani air kepada para pelanggan dan terus merazia serta menertibkan pencurian air.
Mendadak Nikson melakukan sidak, diduga keras setelah salah seorang penduduk dikenal bernama, Poseng Simanjuntak penduduk jalan, TD Pardede marah-marah ke kantor PDAM Tarutung setelah selama tiga hari air berhenti total ke rumahnya. Marahnya Poseng memang sangat masuk akal. Sebab, setelah air macet ke rumahnya, ia berusaha membeli air per truk tangki ke kantor PDAM namun tidak dilayani.
Tidak dilayani membeli air ke kantor PDAM, Poseng pun minta untuk beli air per-ember juga tidak dilayani. Ia pun emosi dan memecahkan ember-ember yang dibawanya ke kantor PDAM sambil ngumpat-ngumpat. "Tiga hari air mati, saya minta per-tangki bahkan per-ember juga tidak dilayani, ini ada uang, mereka tidak mengubris," tutur Posen seraya menunjuk uang-nya seperti di posting pada laman internet.
Postingan mempertontonkan Poseng pun mendapat tayangan dan jempol dari ribuan para netizen, tak pelak penduduk Tarurung - Taput bahkan persada nusantara pun mengomentari miring PDAM Tarutung. Bahkan, bupati juga mendapat imbas-nya.
Sejumlah penduduk Tarutung mendoa-kan, agar Tarutung memiliki Poseng - Poseng lain sebab, ternyata setelah emosi Poseng di kantor PADAM, pelayanan air ke sejumlah wilayah bermukim di Tarutung menjadi lancar.
Malah ada warga menunding, rusaknya air selama ini ada unsur pembiaran dan sengaja dari oknum PDAM yang bermain dengan mengeruk keuntungan di air keruh. Tujuan misalnya, apabila penduduk bermasalah dengan air PDAM Mual Natio, lantas meminta petugas untuk memperbaikinya, setelah selesai warga Taput yang dikenal ramah dan berjiwa sosial tinggi tentu memberikan tips pada petugas. Oalah. (MS)

Related

Tapanuli Utara 2931688519711297255

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item