Mengenang Hulman Sitorus yang Humoris
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/12/mengenang-hulman-sitorus-yang-humoris.html
Sekitar jam 3 pagi yah, masyarakat Kota Pematang Siantar mendapat kabar duka, walikota dan juga menjadi pemenang dalam pemilihan walikota susulan dengan suara terbanyak Hulman Sitorus dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Hulman Sitorus, lahir di Kota Pematang Siantar 2 Februari 1956. Ia sudah berumur 60 tahun lebih.Ia adalah sosok yang ceplas ceplos dan apa adanya, dan itu diakuinya. Ia bahkan menyadari terkadang kesannya sedikit kampungan, gayanya terkadang pasaran tidak saja ketika berhadapan dengan masyarakat, termasuk juga dengan para pejabat di jajarannya termasuk juga rekan-rekan di partai politik.
Bahkan ia termasuk deretan Walikota Pematang Siantar yang berbeda karena gayanya yang unik tersebut, bahkan Hulman Sitorus ini memiliki rasa humor yang tinggi.
Kalimat lucu yang ia lontarkan pada saat seru-serunya dalam Pilkada Kota Pematang Siantar belum lama ini, ditengah yang lain menjaga imejnya ia justru melontarkan kalimat lucu plus nakal. Mengajak rekan-rekannya para pesaingnya di pilkada untuk berfoto seraya berucap
“Inilah politik, hari ini kita berfoto besok berkelahi,”
Ya… itulah sosok Hulman Sitorus yang humoris dan blak blakan, yang cukup berkesan bagi mereka yang sempat mengenalnya.
Masih kisah lucu tentang Hulman Sitorus yang humoris. Sosok Hulman Sitorus itu bahkan tak membutuhkan orang lain untuk mencairkan suasana terlebih bila berhadapan dengan masyarakatIa bahkan pernah melontarkan kalimat disela-sela acara bahwa dirinya adalah seorang penyanyi, sedangkan walikota hanya sampingan.
Ya Hulman Sitorus memang suka sekali menyanyi. Ia bahkan tak perlu di suruh untuk menyanyi. Karena dia memang suka sekali menyanyi. Lagu-lagu yang ia lantunkan bahkan milik anak muda, dari mata band, slank dan jamrut. Lagu kesayangannya yang terakhir kali sering ia nyanyikan saat kampanye beberapa waktu lalu adalah naff, akhirnya aku menemukanmu. Untuk penyanyi ini, sangkin ngefansnya ia malah pernah mengundangnya ke rumah dinasnya untuk menghibur masyarakat Siantar.
Dalam usia kepala enam, Hulman Sitorus tetap bersemangat untuk tetap beraktivitas, terutama di jalur politik, masih energik, lebih lagi kalau sudah bernyanyi . Pria kelahiran kota Siantar dan sempat menamatkan kuliah di USI ini benar-benar menunjukan kecintaannya dengan kota Siantar. Terbukti dari perjalanan pendidikannya hingga perjalanan karirnya.
Ia pernah duduk sebagai anggota DPRD Kota Siantar pada 2009-2010. Kemudian mencalonkan diri kembali menjadi Walikota Pematang Siantar. Dan di tahun 2016 ini ia kembali mencalonkan. Perolehan suaranya diluar dugaan ditengah kuatnya para pesaing lainnya. Ia memperoleh suara pada November lalu sebanyak 50 persen lebih.Hulman Sitorus jauh dari politikus kebanyakan, dia tampak natural, dengan gaya bicaranya sederhana, polos dan terkesan kurang suka basa-basi. Tak jarang main “tembak langsung”. Tapi tak perlu diragukan niat baiknya dan tindakan dalam merespons harapan warga. Bisa jadi tipikal orang Batak yang dikenal masyarakat selama ini, keras dalam omongan, tapi lembut dalam hati dan tingkah laku.
Gaya bicaranya yang blak-blakan, terkadang juga suka meledak-ledak, dan tawanya yang lepas dan khas termasuk saat menjabat Walikota Siantar 2010-2015, membuatnya kerap jadi &sasaran tembak& empuk. Terutama bagi siapa pun yang mengambil posisi berseberangan dengannya. Tapi 1 yang membuat ia menang ditengah gempuran, tetap cuek.
Orang yang sangat terpukul dengan kepergiannya adalah keluarganya, anak-anaknya dan utamanya adalah istri beliau. Yang selama ini senantiasa berjalan bersama dalam perjuangan hidup. Rekan seperjuangannya dalam pilkada ini Hefriansyah Noor, juga mungkin sontak tak percaya atas kepergian Hulman Sitorus, yang mungkin mereka sudah mempersiapkan mimpi-mimpi bersama untuk Kota Pematang Siantar.
Selamat jalan Hulman Sitorus, Walikota Pematang Siantar periode 2010 2015. Meski kemenangan sudah didepan mata untuk kembali anda bisa berada menjadi orang nomor 1 di Kota Pematang Siantar, mungkin Tuhan sudah menempatkan anda di tempat yang lebih baik. Selamat jalan Bapak Hulman Sitorus. (Rika Yoes)
Posting Komentar