Gagal Curi Kereta, Pelajar SMK Dimassakan
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/12/gagal-curi-kereta-pelajar-smk-dimassakan.html
KISARAN - Hendak mencuri sepeda motor, pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, kepergok pemiliknya hingga dimassakan warga dan berakhir di Polsek Kota Kisaran.
Pelaku berisinisial AMS (16) pelajar kelas XI sempat menjadi sasaran amuk massa warga Jalan HOS Cokroaminoto, Kisaran. Pasalnya AMS bersama temannya berinisial K berupaya mencuri kendaraan roda dua milik Hasan Albana (27) warga Jalan Khairil Anwar, Kecamatan Kota Kisaran Barat, yang sedang terparkir, Sabtu (10/12/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurut keterangan Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Tombak Samosir kepada wartawan, Senin (12/12), ada upaya tindak kejahatan pencurian sepeda motor jenis Suzuki Satria FU warna hitam tanpa nomor polisi (nopol) milik Hasan Albana.
"Namun aksi pencurian gagal dikarenakan pencurian tersebut diketahui oleh pemiliknya dan lansung diteriaki maling, sehingga warga juga sempat menghakimi pelaku. Rekannya berhasil melarikan diri," ujarnya.
Tombak menceritakan, kronologis kejadian berawal dari kedua pelaku yang berangkat dari Dusun Jampalan, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat menuju Kota Kisaran. Keduanya berniat untuk melakukan tindak kejahatan.
Sesampainya di Jalan HOS Cokroaminoto tepatnya di Simpang Jalan Wahidin, K yang membonceng AMS dengan mengendarai Honda Beat warna merah tanpa nopol, melihat satu unit sepeda motor jenis Suzuki FU warna hitam yang terpakir dengan kunci kontak terpasang pada kendaraan.
Melihat hal tersebut, K yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) langsung menyuruh AMS untuk membawa lari. Namun AMS terlebih dahulu mendorong Suzuki FU sejauh kurang lebih 10 meter dari posisi semula. Ternyata perbuatan pelaku diketahui oleh korban dan langsung berteriak 'maling -maling'.
Teriakan korban membuat pelaku terkejut dan membuang sepeda motor yang sempat didorongnya lalu melarikan diri. Ternyata warga sekitar sudah beramai-ramai melakukan pengejaran, hingga AMS ditangkap dan sempat dihakimi massa sebelum diserahkan ke Polsek Kota Kisaran.
"Sedangkan temannya K yang mengendarai sepeda motor Honda Beat merah langsung tancap gas meninggalkan AMS. Berselang beberapa saat sepeda motor yang digunakan untuk sarana kejahatan kita temukan tanpa pemiliknya," ujar Tombak.
Secara terpisah, tersangka AMS membenarkan dirinya sempat dihakimi warga yang mengejarnya. "Iya saya ketangkap. Tapi teman malah meninggalkan saya sendiri," paparnya. (tm/jpnn/hm)
Posting Komentar