Mabes TNI Investigasi Kasus Sari Rejo
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/08/mabes-tni-investigasi-kasus-sari-rejo_0.html
Medan, (ABP)
Kolonel CPM Sulendra dan Kolonel Fauzi, R Dari Mabes TNI menemui warga Jalan Teratai Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia di Mesjid Al - Hasanah, Sabtu (20/8/2016). Kedatangan kedua perwira berpangkat 3 melati ini untuk mencari tahu konflik anggota TNI AU Lanud Soewondo dengamn masyarakat Sari Rejo.
Dalam pertemuan itu dihadiri nazir Masjid Al Hasanah, Rahman Abdi (65) dan ketua BKM Suparno (66), Aliansi ormas Islam Afan, Camat Medan Polonia Aidal dan warga Sari Rejo. Dihadapan kedua perwira ini, warga menceritakan kronologis kejadian brutalnya anggota TNI AU Lanud Soewondo menyerang warga Sari Rejo.
"Warga menduga seluruh anggota TNI AU mengkonsumsi pil anjing makanya beringas menyerang warga Sari Rejo. Bahkan anggota TNI AU menyerang jamaah yang baru selesai sholat Ashar. Selain menyerang warga dan jamaah, anggota TNI AU masuk ke dalam mesjid Al Hasanah dengan memakai sepatu. Bahkan mereka mengambil kotak infak mesjid dan memecahkan kontak tersebut,”kata warga.
Kurang puas menyerang warga Sari Rejo, anggota TNI AU ini juga menarik kerah baju kaus Suparno. “Suparno dituduh sebagai provokator," terang warga.
Sementara Aliansi Ormas Islam, Afan mengatakan mudah - mudah penyerangan yang dilakukan anggota TNI AU kepada warga Sari Rejo tidak terulang lagi. Tapi walau bagimanapun mereka harus tetap dihukum.
Soalnya selain menganiaya warga mereka juga sudah menodai mesjid Al Hasanah dengan masuk ke mesjid tanpa melepas sepatu dan melakukan penyerangan terhadap jamaah.
“Jadi saya dari Aliansi Ormas Islam tetap memperjuangkan masalah ini. Kalau tidak dihukum, mereka pasti akan mengulanginya lagi nanti. Mudah - mudah dengan kedatangan 2 perwira Mabes TNI ini bisa mengusut kasus penyerangan warga dan mesjid Al Hasanah," ujarnya.
Sementara Kolonel CPM Sulendra tidak bersedia diwawancarai. "Karena kedatangan kami ke Mesjid Al Hasanah ini tidak ada yang tahu. Nanti kalau diwawancara bisa bocor. Kami di perintahkan untuk investigasi, mencari tahu siapa pelaku utama penyerangan warga Sari Rejo,"ujarnya. (Agas)
Posting Komentar