Sadis, Kereta dan Kegadisan Bunga Dibegal Kawanan Perampok
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/07/sadis-kegadisan-dan-kereta-bunga.html
Limapuluh, (ABP)
Malang benar nasib Bunga (17) sebut saja demikian. Niatnya hendak berjalan-jalan malam Minggu bersama sang pacar menjadi bencana. Sudahlah kereta mereka dibegal, kegadisan Bunga juga turut dibegal. Peristiwa Sabtu malam (23/7) itu terjadi di Jalan Dusun II Guntung Utara Desa Guntung Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batubara.
Peristiwa keji itu bermula saat sekira pukul 21.19 WIB, pasangan muda mudi ini melaju pulang usai menikmati indahnya Pantai Sejarah dengan mengenderai sepedamotor Mio Soul.
Sesaat melaju mereka berhenti sejenak di daerah perkebunan kelapa sawit yang sangat gelap. Dan, tiba-tiba saja mereka dihampiri dua pria yang tidak dikenal. Satu memakai masker dan yang satu memakai topi, serta membawa senjata tajam berupa parang.
Dalam waktu sekejab, kedua pelaku itu lantas memaksa kedua korban membuka pakaian mereka sendiri dengan mengancamkan parang. Anehnya, keduanya pun dipaksa untuk bersetubuh sembari diabadikan fotonya oleh tersangka.
Malam minggu yang indahpun berubah jadi kelam. Bunga harus kehilangan mahkotanya lebih awal. Setelah itu tersangka memisahkan kedua korban. Sang pacar pun diperkosa kedua tersangka. Sementara pacar Bunga saat itu hanya pasrah melihat wanita yang dicintainya itu diperkosa kedua pelaku.
Setelah puas, pelaku lantas langsung pergi melarikan diri dan membawa kabur sepeda motor dan meninggalkan korbannya di lokasi begitu saja.
Kepala Desa Dahari Indah, Ishak membenarkan adanya kejadian yang menimpa salah satu warganya tersebut. “Warga saya korbannya yang laki-laki, sementara pacarnya warga Desa Bogak. Kejadiannya itu tadi malam saat mereka baru pulang dari Pantai Sejarah. Selain membawa kabur kereta, pelaku kabarnya juga memperkosa korbannya. Atas kejadian itu korban sudah membuat laporan ke Polsek Limapuluh. Kabarnya juga korban sudah divisum di Tebingtinggi. Kita berharap pelaku segera ditangkap,” ungkapnya, Minggu (24/7/2016).
Terpisah, Kapolres Batubara AKBP S Bonaparte Silalahi SIk melalui Kapolsek Limapuluh AKP Nasib Sembiring membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut.
“Benar kejadiannya tadi malam dan korbannya sudah membuat laporan di Polsek. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, karena korbannya tidak kenal dengan para pelaku yang berjumlah dua orang itu. Korban cuma ingat kalau pelaku berbadan pendek dan berkulit hitam. Kita duga pelaku merupakan warga setempat,” ungkapnya. (ps/int)
Posting Komentar