Sidang Munakasyah Gelar Syeikh Muda diikuti dari Kalimantan, Bangka,Riau, Bogor & Jakarta
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/12/sidang-munakasyah-gelar-syeikh-muda.html
Simalungun,(ABP).
Ulang Tahun Guru Besar (Mursiddin) Thariqat Naksyabandiyah AL halidiyah Jalaliyah ke 74,tepatnya tanggal,1 January 2016 hari Jumat,akan dilaksanakan.Berdasarkan kalender kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun,Perguruan Thariqat Naksyabandiyah Al Khalidiyah Jalaliah dan Suluk, di Bandar Tinggi Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun Sumatera Utara ini,akan mewisuda sedikitnya 60 orang peserta Calon Syeikh Muda(SM) dan Syarifah yang berlangsung di Gedung Pesantren Bandar Tinggi.
DR.Syeikh Salman Daim yang akrab disapa Buya,selaku Mursiddin Thariqat Naksyabandiyah Al Khalidiyah Jalaliyah,ketika ditemui Wartawan di tempat peristrahatanya,dipesantren, Kamis (17/12), diselah kesibukanya,membenarkan jelang kegiatan HAUL yang 74 nanti,akan mewisuda sebanyak 60 orang calon Gelar Syeikh Muda dan Syarifah.Jumlah tersebut berasal antara lain dari Kalimantan,Bangka dan Belitung,Padang,Bogor,Jakarta, dan dari beberapa kota dan daerah di Nusantara,yang terdiri kalangan awam dan Intelektual,S1,S2,S3 dan Frofesor.Para peserta yang akan diwisuda tersebut,diantaranya dari Kalimantan,Bangka dan Riau,sudah datang dan menyempatkan melaksanakan Suluk di Paesantren ini.Diharapkan,para peserta calon Syeikh Muda(SM) dan Syarifah tersebut, tanggal 20 Desember sudah hadir semuanya, guna untuk melengkapi segala persiapan yang diperlukan.
Buya menuturkan, pelaksanakan kegiatan Sidang Munakasyah yang akan datang, merupakan ke 25 kali,Selama 24 kali yang sudah dilaksanakan, mudah mudahan berjalan lancar dan penuh kesan serta mendapat kunjungan jemaah seribuan orang yang ikut menyaksikan digedung lantai tiga.Para peserta tersebut nantinya akan mempertahankan sekrepsinya.Karenanya ia akan berdebat dengan para dewan sidang,bisa diakui atau tidak.Karena, semua yang dituangkan dalam buku sekrepsinya harus sesuai dengan pembelajaran ilmu Tauhid,Tasawuf,Firman dan Hadist selama suluk dan mengikuti Thariqat dan kaitanya dengan hidup dan kehidupan Insan Muslim berdasarkan tuntutan dan perkembangan Zaman.Karena sesuai dengan bagian misi dan visi Thariqat terutama untukdiamalkan ialah mampu untuk memerangi “Kemiskinan dan Kebodohan” serta membantu Pemerintah untuk “mencerdaskan Kehidupan Bangsa”.Selain itu menjalin hubungan Silaturahim sesama Muslim tanpa membedakan Rasa dan Suku.Dan Thema pada Haul tahun ini antara lain,”Keberhasilan yang tidak ternilai adalah siapa yang mampu melaksanakan karya terbaik kepada masyarakat dimana dan kapan saja.”
Kegiatan inti Haul ke 74,menurutnya Insya Allah akan dihadiri sekitar 3000 orang Jemaah dan Undangan dari berbagai daerah dan kota.Pagelaran hiburan,akan kita gelar hiburan Wayang Purwo atai Wayang Kulit.Dengan mengambil ceritera tentang kehidupan masyarakat tempo dulu dan perbandingan zaman sekarang.Dan disaat itu, akan dilakukan presmian Gedung Baru 3 Tingkat yang dibangun di Pesantren tersebut dengan biaya Rp2 Milyar lebih.
Ditanya tentang sistim penularan Ilmu dan pembelajaran Thariqat dan Suluk serta pencerahan Ilmu kepada para Jemaah,sistimnya lewat hubungan Vertikal.Artinya,berpedoman seutuhnya dengan Alquran,Hadis dan Sunah.Mudahmudahan, kita tidak “membaca” buku cetakan.Karena buku tersebut,menurut kami hanya sebagai gambaran. Sedang yang lebih utama sumber kita dari Alquran dan Hadist.Karena firman dalam Alquran tersebut adalah merupakan bicara dari Allah secara langsung.Tidak boleh ditambah dan dikurangi.Itu,merupakan perintah, dan seruan dari Allah kepada hambanya seru sekalian alam.
Semoga, dalam kegiatan sesuai kalender tahunan ini, saat HAUL dan Sidang Munakasyah nanti, mendapat RidhoNya dan Insya Allah berjalan sesuai dengan yang diharapkan,tutur Buya, lirih.(sal)
Posting Komentar