Kelompok Informasi Gampong Diharapkan Dapat Berperan Aktif
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/12/kelompok-informasi-gampong-diharapkan.html
Banda Aceh(ABP)
Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Telematika (Dishubkomintel) Aceh bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Banda Aceh menggelar Focus Grup Discussion (FGD) Kelompok Informasi Gampong (KIG) Tahun 2015 di Aula Hotel Oasis Banda Aceh. Jumat (11/12/2015).
Acara yang berlangsung selama satu hari ini dihadiri oleh perwakilan KIG dan Instansi dari Pemerintah Kota Banda Aceh membahas tentang peran Kelompok Informasi gampong ditengah masyarakat dengan mengangkat tema “Kita Perkuat Struktur Kelembagaan Kelompok Informasi Gampong (KIG)”.
Azis, Kepala Bidang Infokom Dishubkomintel Aceh menjelaskan bahwa Kelompok Informasi Gampong (KIG) sangat diperlukan ditengah masyarakat agar dapat mendorong kelompok komunitas yang ada di gampong/Desa baik itu kelompok Tani, Nelayan, bahkan PKK, karena semua kelompok tersebut diperlukan informasi.
“Membangun gampong diperlukan kreatifitas, oleh karena itu KIG tersebut perlu dibentuk dan membentuk gerakan-gerakan untuk mendapatkan apresiasi ditingkat provinsi”. Pungkas Azis.
Ia juga mengingatkan akan bahaya penipuan yang kerap terjadi ditengah masyarakat, diakuinya bahwa saat sekarang ini banyak modus penipuan yang kerap terjadi melalui online yang sudah tersebar dikalangan masyarakat yang melampirkan logo burung Garuda. “Oleh karena itu, diperlukan sumber daya masyarakat dipedesaan dalam rangka mencerdaskan,” ujarnya.
Sementara itu, Jailani Ssos selaku Kepala Bidang Komunikasi dan Telekomunikasi (Komtel) Dishubkominfo mengatakan agar pemuda Kelompok Informasi Gampong dapat berperan aktif membangun desa, karena pemuda merupakan ujung tombak suatu gampong.
“KIG terus dilibatkan dalam setiap event penting tahunan Pemerintah Kota Banda Aceh, seperti halnya saat hari jadi Kota Banda Aceh yang menyelenggarakan cerdas cermat KIG se Kota Banda Aceh, hal ini penting agar dapat menumbuh kembangkan peran kelompok informasi gampong,” ungkap Jailani.
Salah satu peserta Kelompok Informasi gampong Beurawe, Badrun Nafis memberikan apresisasi kepada pemerintah yang telah membentuk KIG sebagai wadah informasi gampong. “Hendaknya ada aliran dana agar tidak terbatasnya ruang gerak,” ujar Nafis. Ia juga berharap agar Kelompok tersebut terus bertahan dan segera dibentuk KIG bagi gampong yang belum terbentuk. (sab)
Posting Komentar