Potret Pendidikan Anak Desa Dalam kecamatan Sosopan
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/11/potret-pendidikan-anak-desa-dalam.html
Padang Lawas(ABP)
Kasihan di balik perestasi sejumlah siswa/i nya di bidang olah raga yang mencapai Juara I dan II pada tingkat kegiatan Kecamatan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 70 pada tanggal 17 Agustus 2015 yang lalu.
Sejumlah siswa/i SD N 0312 Desa Banua Tonga masih merasa tampak sedih dan membutuhkan perhatian Pemerintah Daerah kabupaten Padang Lawas tentang infrastruktur jalan untuk menuju Sekolah yang sangat di banggakan Siswa/i nya, agar dapat setara dengan jalan menuju sekolah lain, juga MCK yang selama ini apabila hendak buang air besar dan Kecil harus kesungai ( rawa) dekat sekolah, Jum'at (20/11)
"Inilah jalan yang selalu kami lewati tiap hari, selain terjal apabilan hujan terpaksa kami buka sepatu biar nggak jatuh, karena berlumpur dan licin, itupun kadang kami sering jatuh dan terpaksa pulang ganti pakaian, disini kami kalau mau buang air besar dan kecil harus tengok - tengok ke airnya, soalnya selain dalam kami juga antisipasi ular". Ungkap Aril Kapten Juara II Futsal tingkat Kecamatan Sosopan Tahun 2015 Agustus yang Lalu.
Kepala Sekolah SD N 0312 Banua Tonga Kecamatan Sosopan Drs. Sahlan Parinduri saat di jumpai Wartawan juga mengeluhkan jalan tersebut, dan sudah memberikan Proposal Pengajuan Pembangunan Jalan Ke Bupati, Dinas PU PE dan DPRD Palas serta berharap dapat di perhatikan.
"Iya memang terkadang ada juga siswa yang bertanya apa lagi pas jatuh, Kapan Pak Jalan ke Sekolah Kita di bangun( red)" Tiru Kepsek.
Untuk di ketahui para Pembac,dari Amatan ABP saat melakukan kunjungan kesekolah SD N 0312 Banua Tonga Kecamatan Sosopan, Sekolah tersebut di atas kalau dari Pusat Ibukota Kabupaten Padang Lawas ( Pasar Sibuhuan) Sekitar 45 Km dan dari Pusat Pasar kecamatan Sosopan Kurang lebih 3 Km, dengan infrasruktur jalan masih bebatuan di pinggiran gunung curam, sebagian lokasi perkebunan masyarakat dan sebagian masih hutan, dengan kondisi tersebut tak jarang di jumpai masyarakat yang berjalan kaki karana tidak ada Bus Angkutan atau ojek bagi warga apabila hendak keluar dari desa tersebut dan kalo pun ada hanya sebagian masyarakat yang memilki sepeda motor, itu pun kalo melewati jalan tersebut tidak ada yang ber boncengan dan harus jalan kaki satu orang hingga habis turunan, karna takut dengan kondisi jalan, sangat mengancam pengemudi pengguna jalan, untuk itu dari aspirasi anak bangsa tersebut di atas sangatlah pantas untuk di jadikan PR dan di tanggapi oleh Pemkam Palas dan DPRD karna selain Siswa/i sekolah tersebut masyarakat juga sangat mengharapkan pembangunan jalan yang setara dengan Desa yang sudah maju, karna infrasturktur jalan adalah salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi rakyat. (AH)
Posting Komentar