Illiza : Posyandu Merupakan Ujung Tombak Pelayanan Masyarakat
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/11/illiza-posyandu-merupakan-ujung-tombak.html
Banda Aceh(ABP)
Sistem Informasi Posyandu (SIP) diharapkan bisa memonitor apa saja kebutuhan masyarakat yang dapat dipenuhi yang kemudian bisa dikoneksikan dengan website Pemerintah kota Banda Aceh, karena SIP ini sangat urgent dan dapat memudahkan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Wali kota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE dalam sambutannya dihadapan peserta pelatihan pengelolaan sistem informasi Posyandu kota Banda Aceh tahun 2015, yang digelar di Aula Balai kota Gedung C. Selasa (3/11/2015).
Menurut Illiza, Posyandu merupakan ujung tombak dalam pelayanan masyarakat, keberadaan posyandu adalah perjuangan semua pihak dalam mencerdaskan masyarakat.
“Keberadaan posyandu merupakan perjuangan semua pihak, oleh karena itu hari ini kita terus mengembangkan sistem elektronik, dan data yang dihasilkan harus sangat akurat sehingga kita bisa memantau sistem tersebut dengan akurat juga,” kata Illiza.
Illiza berharap agar keberadaan dan tempat Posyandu harus menarik dan kreatif agar punya daya tarik tersendiri. Diakui Illiza, bahwa keberadaan Posyandu ditengah-tengah masyarakat saat ini sudah sangat baik dan bagus namun Illiza berharap agar tidak berpuas diri atas keberhasilan yang telah dicapai.
Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat kota Banda Aceh, IR Zulkifli Syahbuddin MM dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi kader posyandu dalam peningkatan kinerja posyandu terutama dalam Pegelolaan Sistem Informasi Posyandu.
“Salah satu tugas dari kader posyandu ialah mengundang dan mengajak serta memberikan motivasi kepada masyarakat untuk datang ke posyandu,” ujarnya.
Peserta pelatihan pengelolaan sistem informasi posyandu kota Banda Aceh tahun 2015 berjumlah 132 orang yang berasal dari ketua dan kader posyandu yang dibagi kedalam dua angkatan. “Untuk angkatan pertama yang mengikuti pada hari ini sebanyak 67 peserta dan angkatan kedua yang akan ikut pada esok hari berjumlah 65 peserta.” Pungkas Zulkifli.
Acara tersebut ikut dihadiri oleh ketua dan anggota DPRK Banda Aceh, Arief Fadillah SIKom dan Syarifah Munirah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Dr Media Yulizar MPH, serta awak media. (Sab)
Posting Komentar