Kabut Asap Meresahkan Masyarakat
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/10/kabut-asap-meresahkan-masyarakat.html
Padangsidimpuan(ABP)
Masyarakat Kota Padangsidimpuan semakin resah dengan kondisi udara saat ini sebab, kabut asap semakin pekat dan mengganas menyelimuti udara sehingga mengganggu kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas dan rutinitas warga.
Marno(36th) salah seorang penarik beca bermotor (Parbetor), warga Sitamiang Baru Kecamatan Padangsidimpuan Selatan mengeluhkan keadaan asap ini, karena akhir-akhir ini sudah sangat mengkhawatirkan keberadaannya. Pendapatan marno sudah mulai menurun drastis, akibat animo masyarakat untuk keluar rumah saat ini sudah mulai berkurang, cetusnya.
Sama halnya dengan Muharram (34) PNS Dishub Padangsidimpuan mengaku sangat terganggu dengan kabut asap kiriman ini. Dia berharap agar pemerintah dapat segera mengambil langkah dini, karena keberadaan kabut asap sudah mengganggu kesehatan warga yang pada akhirnya merugikan kita semua. "Saya terpaksa menggunakan masker saat keluar rumah, karena mengganggu aktivitas sehari-hari," ujarnya.
Tokoh masyarakat Desa Manunggang Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, M.Harahap kepada rekan media, Kamis(22/10) mengatakan,kabut asap ini semakin pekat menyelimuti wilayah Kota Padangsidimpuan, bahkan jarak pandang sangat terbatas hanya berkisar 100 meter jalan didepan baru terlihat, terangnya.
Kepala BPBD Kota Padangsidimpuan Khairul Harahap saat dikonfirmasi rekan media tindakan yang diambil terkait ganasnya kabut asap mengepung Kota Padangsidimpuan mengatakan, kita saat ini lagi menunggu hasil penelitian Bapedalda sampai sejauhmana persentase kabut asap bisa mengganggu kesehatan. Bila nanti Bapedalda sudah mengeluarkan rekomendasi hasilnya kabut asap sudah melampaui ambang batas baru kita bertindak(Bal).

Posting Komentar