Sutiyoso Minta Kader Muda Pimpin PKP Indonesia Ke Depan
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/04/sutiyoso-minta-kader-muda-pimpin-pkp_18.html
Medan(ABP)
Sudut pandang Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia, H.Sutiyoso pada Kongres IV PKP Indonesia di Medan ternyata jauh berbeda dengan harapan beberapa pengurus partai dan anggota yang duduk di DPRD Sumut. Mempercayakan Sutiyoso mantan Gubernur DKI Jakarta dua priode ini pimpin kembali PKP Indonesia dalam lima tahun mendatang.
![]() |
| Julisky S, Sutiyoso dan Januari Srg Ceria OK |
“Kalau bisa yang tampil sebagai pimpinan PKP Indonesia pada Kongres IV adalah kader muda yang potensial, dinamis, cerdas dan memiliki pola pandang yang jauh ke depan,” ucap Sutiyoso, didampingi anggota Fraksi Gabungan Partai Keadilan Bangsa DPRD Sumut, DR.Januari Siregar, SH,MM dan Ir.Julisky Simorangkir,MM di Hotel Santika Medan, Jumat petang (17/4/2015).
Saat ditanyakan jika para pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) dan Dewan Pimpinan Kabupaten/kota (DPK) se Indonesia masih menaruh harapan kepadanya untuk menjadi orang satu di PKP Indonesia, Sutiyoso hanya mengatakan, itu tak bisa ditolak dan harus diterima dengan catatan, kader partai yang muda dipersiapkan untuk megang PKP Indonesia pada akhir Desember 2015.
Harus diakui sejak Sutiuoso pimpin PKP Indonesia, pergerakan partai ini lebih berkembang dan terjadi penguatan tekad yang luar biasa untuk memenangkan Pemilu. Namun sayangnya, Allah SWT belum mengijinkan partai ini melewati ambang batas partai politik (Parpol) peserta pesta demokrasi lima tahunan yakni Pemilu Anggota Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014.
“Meski begitu, kita juga harus mensyukuri NYA, karena PKP Indonesia mampu meraih 374 kursi dewan se Indonesia dengan persiapan waktu yang dirasakan minim. Sedangkan pada Pemilu 2009 lalu partai ini hanya bisa merebut 211 kursi se Indonesia,”kata Sutiyoso.
Menurut dia, seandainya waktu kita panjang, mungkin PKP Indonesia bisa menembus kursi di gedung DPR RI. Tapi apa boleh buat, PKP Indonesia menjadi peserta Pileg terakhir pada tahun 2014, dengan sisa waktu 61 hari.
Ia juga menduga, bahwa keberadaan PKP Indonesia waktu itu dikerjai pihak-pihak tertentu yang menginginkan partai tersebut batal menjadi peserta Pileg tahun 2014. Padahal SK Bawaslu sudah menegaskan bahwa PKP Indonesia berhak sebagai peserta Pemilu.
Namun KPU Pusat diduga bersikukuh menolak SK Bawaslu tersebut. Setelah itu kita melanjutkan masalah ini ke PTUN yang akhirnya memenangkan gugatan PKP Indonesia dalam waktu yang sangat minim
“Saat itu kita memang harus kerja keras, menyusun calon anggota legislatif (Caleg) sekaligus persiapan kampanye. Bayangkan betapa repotnya kita waktu itu. Namun syukurlah Allah SWT memberikan kemudahan kepada para kader PKP Indonesia baik provinsi maupun kabupaten/kota se Indonesia,” ucap Sutiyoso.
Saat ditanya kenapa Medan dipilih sebagai pelaksanaan Kongres IV PKP Indonesia, Sutiyoso menyatakan, karena ia menginginkan Medan, Sumut ini sebagai basis PKP Indonesia yang kuat di Indonesia.
Sutoyoso juga menyebutkan, Kongres IV PKP Indonesia pada Sabtu malam, (18/4) sebagai pembukaan yang dihadiri Presiden Jokowi. Sedangkan Sabtu dan Minggu (19-20/4) dilanjutkan dengan agenda untuk mengatur strategi partai dalam lima ke depan serta mengevaluasi AD/ART dan pemilihan Ketua Umum partai tersebut. (dey)

Posting Komentar