anakbangsapost

Interplasi Terhadap Gubsu Sudah Terbelah-Belah di DPRD Sumut

Medan(ABP)
Semangat interplasi kepada Gubsu, Gatot Pujo Nugroho, kini semakin kendur dan terbelah-belah. Bahkan pengusung interplasi sudah tidak utuh lagi dengan ditariknya pengajuan dukungan Fraksi Gerindra DPRD Sumut. Benarkah interplasi bagi DPRD Sumut Priode 2014-2019 tidak jelas arahnya?
Anggota DPRD Sumut Effendy Napitupulu
Pengamatan wartawan, pada akhir masa wakil rakyat tahun 2014, interplasi juga sampai berlanjut ke jilid 2. Hasilnya, kandas di tengah jalan. Dua puluhan dewan awalnya saja memiliki semangat membara untuk menginterplasi Gubsu. Namun belakangan anggota dewan pada mundur dengan menandatangani surat pengunduran diri dari dukungan interplasi.
Waktu itu, anggota dewan juga terbelah dua, ada yang pro interplasi dan kontra interplasi. Anehnya, anggota dewan kontra interplasi yang jumlahnya minim, ternyata mampu merontokkan wakil rakyat sehingga yang bertahan tinggal hitungan jari.
Keterangan berhasil dihimpun menyebutkan, semua fraksi di DPRD Sumut, terlihat pecah dalam wacana interplasi. Mustofaiyah Sitompul dari Partai Demokrat yang priode lalu ikut mencanangkan interplasi Gubsu, pada priode ini tidak mau lagi ikut-ikutan.
Begitu juga dengan Effendy Napitupulu dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut yang merasa aneh dengan rencana interplasi terhadap Gubsu. Karena materi yang akan disampaikan pada interplasi tersebut tidak ada sama dia. "Dulu pada akhir priode sebelumnya, materi untuk interplasi Gubsu saya pegang, tapi sekarang tidak ada. Makanya saat ini saya tidak mau ikut interplasi," tandas Opung di ruang Komisi C DPRD Sumut, Rabu sore (1/4/2015).
Lebih baik, kata Effendy yang akrab disapa 'Opung', 100 anggota dewan melakukan pertemuan tertutup kepada Gubsu dengan mengandekan sejumlah pertanyaan yang barangkali sangat penting untuk perubahan kinerja Pemprovsu. "Dalam pertemuan itu, kita juga mencari solusi terbaik untuk membenahi Sumut ini," tambahnya.
Opung yang juga anggota Komis C DPRD Sumut, sebelumnya juga pernah menyampaikan langsung kepada Gubsu, bahwa jangan hanya melakukan kegiatan seremonial, tapi pro aktif melakukan kegiatan untuk mendorong kesejahteraan rakyat.
Misalnya, bagaimana memperkenalkan keberadaan Bank Sumut sampai ke tingkat Serikat Tolong Menolong di pinggiran kota maupun pelosok desa. Setelah itu memberikan kemudahan kredit bank kepada rakyat. Karena hingga kini masih banyak meminjam uang kepada rentenir (tengkulak).
Amatan wartawan, pengusung interplasi diantaranya ada yang menjabat sebagai pimpinan dewan sebelumnya dan akan mempertanyakan APBD 2012 dan 2013 pada interplasi terhadap Gubsu pada 20 April 2015. "Apa itu tidak terkena ludah yang dibuang ke atas sendiri," kata beberapa wartawan yang enggan disebut namanya. (vandey)

Related

Hotnews 4152946210707295780

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item