anakbangsapost

Buruh Bangunan Tewas Kesetrum Listrik Tegangan Tinggi

PERDAGANGAN(ABP)
Irwansyah Effendi alias Koncet (33), warga lingkungan Pasar IA, jalan Radjamin Purba, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, seorang ayah memiliki tiga orang anak berprofesi sebagai buruh bangunan, akibat kesetrum listrik tegangan tinggi saat bekerja di bangunan ruko akhirnya tewas setelah mendapatkan perawatan medis di klinik Karya Husada berjarak hanya 15 belas meter dari lokasi kejadian di jalan Merdeka, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Rabu (1/3/2015) sekira Pukul 15.15 Wib.
 Korban Disemayamkan Di Rumah Duka
Informasi dihimpun, saat kejadian itu terjadi ketika korban dan temannya bekerja sebagai tukang relief bangunan ruko milik R. Panjaitan warga Huta IV, Nagori Bandar, Kecamatan Bandar, sedang asyik mengerjakan pekerjaaan merelief bagian luar bangunan ruko tersebut.
Saat itu posisi korban berada di bagian luar bangunan berlantai II, berdiri di atas selembar papan sebagai penopangnya. Sedangkan posisi rekan kerja korban, Taufik saat berada diatas atap bangunan menyerahkan sebatang plat rangka bangunan terbuat dari bahan alumunium yang panjangnya enam meter kepada korban untuk dimasukkan ke dalam bangunan, namun disaat korban telah menerima plat rangka bangunan kemudian mensejajarkan posisi plat yang dimasukkan melalui jendela, naasnya plat berbahan alumunium dengan panjang enam meter tanpa disadari menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi tepat di depan bangunan ruko.
Korban yang tak menyadari bahwa plat alumunium telah menyentuh kabel listrik, akhirnya kesetrum hingga terjatuh dari ketinggian lebih kurang 5 meter dan terpental hingga 4 meter dengan posis telungkup hingga mengakibatkan luka luka di bagian kepala, tangan dan bahu yang hangus terbakar akibat kestrum listrik. Setelah itu korban dibawa ke kilink Karya Husada guna mendapatkan perawatan medis namun setelah lima belas menit mendapatkan perawatan akhirnya korban menghembuskan nafas terakhir.
Rekan korban, Taufik yang juga tetangga korban, mengakui sesaat sebelum peristiwa tersebut, memberikan sebatang plat sepanjang enam meter berbahan alumunium kepada korban untuk dimasukkan melalui jendela disimpan ke dalam bangunan. “Aku tak menyangka kalau plat rangka bangunan alumunium itu saat akan dimasukkan korban melalui jendela ke dalam bangunan menyentuh kabel listrik dan membuat korban terjatuh akibat kesetrum,” terang Taufik saat ditemui di lokasi kejadian.
Kapolsek Perdagangan melalui Kanit Reskrim Iptu SM Hutagaol SH ketika ditemui di lokasi kejadian menyatakan, setelah mendapatkan perawatan medis lebih kurang lima belas menit akhirnya korban meninggal dunia dengan luka bakar yang serius di bagian kepala lengan dan bahu akibat tersengat listrik, saat akan memasukkan plat berbahan alumunium melalui jendela ke dalam bangunan ruko tersebut.
Pihak keluarga mengaku pasrah dan ikhlas atas kejadian yang menimpa korban dan menyatakan tidak bersedia melakukan outopsi terhadap jenazah korban. “Saat ini masih lidik terhadap saksi saksi dan pihak keluarga telah membuat pernyataan serta mengikhlaskan kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Kanit Reskrim Polsek Perdagangan singkat. (Sal)

Related

Sumut 3912658891402780977

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item