anakbangsapost

RSU Sinar Husni Di Demo Karena Pasien Alami Pembengkakkan Jari Manis

Medan(ABP)
Puluhan massa mendatangi gedung DPRD Sumut untuk menyampaikan aspirasi atas derita salah seorang pasien Rumah Sakit Umum Sinar Husni Medan, sebagai akibat dari jarum Infus membengkakkan jari manis pasien, Senin ( 30/3/2015).
Pengunjukrasa saat diterima Anggota Komisi E DPRD Sumut Senin (30/3/2015)
Dihadapan Anggota dari Komisi E DPRD Sumut yang menerima kehadiran mereka melakukan unjukrasa, menyampaikan surat kronologis derita Endang sebagai salah seorang pasien dari Rumah Sakit Sinar Husni.
Diceritakan, Endang adalah seorang gadis yang berlatar belakang kehidupan tergolong dari keluarga kurang mampu, sebagai pekerja Buruh di Pabrik pembuatan perabotan itu penduduk Jl. Kap. Sumarsono Rahayu II, Kel. Helvetiah Kec. Labuhan Deli Medan.
Pada tanggal 12 Januari 2015 Endang mengalami keluhan sakit pada pernafasannya, selanjutnya melakukan pengecekan di Puskesmas dan mendapat rujukan masuk ke Rumah Sakit Umum Sinar Husni, dengan bermodalkan kartu BPJS melalui Intalasi Gawat Darurat (IGD).
Pada saat itu juga perawat dari Rumah Sakit Umum Sinar Husni melakukan penginfusan terhadap jari manis sebelah tangan kiri Endang, setelah melakukan penginfusan pihak petugas Rumah Sakit Umum Sinar Husni terkesan melakukan pembiaran sembari menunggu Dokter dari pihak Rumah Sakit Umum Sinar Husni untuk melakukan penanganan pengobatan kepada Endang yang menderita sakit sesak nafas itu.
Namun berselang beberapa jam kemudian setelah penginfusan Endang mengalami keluhan sakit terhadap jari manis yang diinfus itu.
Endang yang mengeluh sakit terhadap jari manis nya sampai menimbulkan pembengkak kan yang tidak wajar dan berwarna kebiru-biruan.
Tepat pada tanggal 17 Januari 2015 sekitar pukul. 17.00 WIB, pihak medis pada saat itu mencabut infuse tersebut dan kembali memindahkan kejari tangan sebelah kanan.
Pihak keluarga Endang mempertanyakan kepada pihak medis yang ada pada saat itu prihal terjadinya pembengkakkan jari manis sebelah tangan kiri Endang, mendapat jawaban hal itu sebagai yang biasa-biasa saja terjadi dan lakuka konpres dengan air hangat dan nanti akan ditangani segera oleh dokter.
Pada tanggal 18 Januari 2015 dr. Saiful datang dan melakukan pengecekan terhadap kondisi Endang,dan selanjutnya dr. Saiful memberikan obat, namun derita sakit Endang sedikitpun tidak ada perubahan atas pembengkakkan jari manisnya itu.
Dengan kondisi Endang yang tadinya menderita sakit sesak nafas bertambah pembengkakkan jari manisnya akibat infuse pada tanggal 20 Januari 2015 pihak Rumah Sakit Umum Sinar Husni merujuk Endang ke Rumah Sakit Adam Malik, untuk melakukan pengobatan dan pengecekan terhadap dokter paru-paru, dokter kulit dan dokter bedah.
Di Rumah Sakit Adam Malik dilakukan pemeriksaan terhadap Endang dengan status berobat jalan, dan pada tanggal 23 Januari 2015 oleh dr. Marsal Paskuler dilakukan pembukaan perban yang melekat di jari manis Endang, dan jari manis Endang sudah terasa kebas dan beku, sehingga dr. Marsal menyarankan untuk kembali lagi ke Rumah Sakit Umum Sinar Husni.
kemudian seiring berjalannya waktu pada tanggal 26 Januari 2015 pukul 19.00 Wib malam pihak Rumah Sakit Umum Sinar Husni membawa Endang dengan kendaraan Ambulance tujuan RSU Malahayati dan bertemu dengan dr. Aswadi Tanjung.
Disana Endang di periksa dan diberikan obat dan bertemu kembali pada tanggal 30 Januari 2015 untuk melihat perkembangan jari manis Endang, alhasil sakit yang dirasakan Endang pada jari manisnya itu tidak ada perubahan sama sekali, dan dokter tersebut menyarankan harus diamputasi.
Untuk dilakukan amputasi pihak Rumah Sakit Umum Sinar Husni menyarankan kepada Endang supaya minta rujukan dari Puskesmas, setelah rujukan keluar pihak Rumah Sakit Umum Sinar Husni kembali menjemput Endang, pada waktu itu tanggal 5 Februari 2015 diantar ke RSU Malahayati untuk dilakukan foto dada, sampel darah. Namun ketika dilakukannya cek darah kepada Endang ternyata terjadi kekurangan darah
Selanjutnya pada tanggal 13 Februari 2015 Endang sekitar Jam 10. 00 WIB Endang menjalani operasi amputasi jari manis yang menjadi korban Infus tersebut dan di tanggal 17 Februari 2015 Endang kembali kerumahnya.(sidia)

Related

Medan 7847023615722028955

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item