anakbangsapost

Pedagang di Pasar Timah Diminta Jangan Trauma Brilian Moktar Kembali Tepis Isu Miring

Medan(ABP)
Tempat usaha boleh dihancurleburkan, namun semangat berjuang harus tetap mengalir dalam jiwa dan raga. Begitulah salah satu gambaran yang terungkap dalam reses II, Masa Sidang I Tahun 2014/2015, Anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar, SE, MM di reruntuhan Pasar Timah, Kecamatan Medan Area, Minggu malam (22/3).
Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Brilian Moktar, SE,MM 
sedang reses di reruntuhan penggusuran Pasar Timah Medan, Minggu malam (22/3).
Malam itu dibelakang dan sebelah kiri teratak tempat reses politisi PDI Perjuangan tampak sisa-sisa reruntuhan puluhan kios Pasar Timah dan rel kereta api. Begitu juga di sebelah kanan terlihat bekas penghancuran kios yang belum tuntas. Saat itu sesekali terdengar suara decak-decak rel saat kereta api melintasi kawasan itu.
Suasana itu tampak kontras dengan pemandangan Plaza Yang Lim, tenang dengan gemerlapan lampu di sisi rel kereta api. Seharusnya di sisi pinggiran rel itu harus diratakan untuk digunakan sebagai kepentingan umum.
Namun karena diduga pengusaha plaza itu dekat dengan kekuasaan. Maka mereka bisa memakai tanah pinggiran rel tersebut untuk kelengkapan pusat perbelanjaan tersebut. Lalu kenapa penguasa dalam hal ini Kepala Dinas Pasar, Benny Sitohang, sangat ngotot untuk menggusur para pedagang Pasar Timah.
Anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar, SE,MM saat reses di pasar Timah

Tak heran jika salah seorang pedagang Pasar Timah, Jenny, mempertanyakan betapa Benny Sitohang memiliki kekuatan. Karena meski sudah menyalahi pelanggaran dan ketentuan berlaku, tapi Benny Sitohang hingga kini masih melenggang bebas. Bahkan berupaya untuk meluluhlantakkan keberadaan para pedagang Pasar Timah, dengan berbagai cara.
Menjawab pertanyaan, Brilian Moktar, jika dikatakan Benny Sitohang itu kuat, ya tidak juga. Buktinya penggusuran dan pengalihan fungsi Pasar Timah ini masih tetap berlanjut hingga kini setelah melalui berbagai pertemuan antara DPRD Medan, DPRD Sumut,Walikota Medan serta pihak PT.Kereta Api Indonesia dan Dinas Pasar Medan.
“Bahkan Benny Sihotang yang diduga ingin menggusur habis keberaaan Pasar Timah dengan dalih revitalisasi maupun pengalihan lahan usaha menjadi jalan, kandas di tengah jalan. Karena areal Pasar Timah ini milik PT.KAI dan tidak terdaftar sebagai aset Pemko Medan. Sehingga para pedagang Pasar Timah bisa menempati kembali kios dan stannya di Pasar Timah,” kata Brilian Moktar yang saat itu didampingi Amat salah seorang pedagang disana.
Sementara itu seorang penanya mewakili beberapa warga lainnya mengakui masih trauma dengan peristiwa beberapa waktu lalu dimana penguasa bersama aparat melakukan upaya paksa menggusur lokasi Pasar Timah Kecamatan Medan Area.
KEMBALI TEPIS ISU MIRING
Brilian Moktar, Bendahara Fraksi DPRD Sumut ini kembali menekankan agar para pedagang jangan lagi trauma, tapi tetap rapatkan barisan dengan semangat berjuang untuk tetap mempertahankan keberadaan Pasar Timah.
Sehingga usaha yang dilakoni selama puluhan tahun itu tetap berjalan lancar untuk menghidupi keluarga di rumah dan anak-anak sekolah. Kita juga sangat prihatin akibat penggusuran paksa itu banyak anak-anak yang terbengkalai untuk menuntut ilmu di sekolah akibat tidak ada usaha lagi.
“Yakinlah Tuhan Yang Maha Kuasa tidak akan berpihak kepada mereka yang salah,” ujarnya.
Di bagian lain, ia juga kembali menepis isu-isu yang dilemparkan penguasa atau pihak-pihak yang menginginkan perpecahan dan meruntuhkan semangat juang para pedagang Pasar Timah seperti ia dituding meminta uang Rp.500.000 per pedagang. Itu tidak benar.
“Terus terang, saya membela pedagang Pasar Timah malah yang rugi. Namun saya ikhlas mengeluarkan uang membantu rakyat kecil yang terzolimi. Karena bagi saya kebersamaan mencari keadilan dan kebenaran itu sangat indah,” tukasnya.
Brilian Moktar mengakui bahwa perjuangan yang selama ini kita lakukan belum selesai, masih 80 persen. Karena ada perbedaan pendapat antara jaksa dan hakim dalam penyelsaian Pasar Timah Medan tersebut.
“Untuk itu kita harus berjuang sambil bersama-sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar permasalahan ini bisa tuntas sepenuhnya,” pungkasnya. (dey)

Related

Medan 4986870727692161390

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item