Ketua Baru PSMTI Medan Harus Banyak Belajar Eddy Djuandi dan Halim Loe Minta Maaf Jika Salah
https://anakbangsapost.blogspot.com/2015/03/ketua-baru-psmti-medan-harus-banyak.html
Medan(ABP)
Mantan Ketua PSMTI Sumut, Eddy Djuandi secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para pengurus dan anggota PSMTI se Sumut yang selama 12 tahun bersama-sama mengabdi dalam kepengurusannya.
![]() | ||
| Eddy Djuandi memberikan arahan selaku mantan Ketua PSMTI Sumut |
Hal serupa juga dituangkan kepada Halim Loe, mantan Ketua PSMTI Medan yang
sudah membentuk 15 kecamatan dan 4 kelurahan di Medan. Ini merupakan prestasi luar biasa dan diikuti oleh Ketua terpilih PSMTI Medan priode 2015-2019.
"Selama 12 tahun bersama-sama dalam laju pembangunan di Sumut, PSMTI se Sumut semakin dikenal masyarakat karena sudah bersinergi dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk instansi pemerintah,"ujarnya saat memberikan arahan kepada ketua terpilih, Jono Ngatimin pada akhir acara Muskot PSMTI Medan, di Resto Hee Lai Ton, Medan, Minggu (15/3).
Kepada Ketua Terpilih, Eddy Djuandi meminta untuk banyak belajar dengan senior dan jangan berpuas diri sudah meraih kemenangan dalam pemilihan orang nomor satu di PSMTI Medan.
"Ke depan, bersikaplah dewasa dan bijaksana dalam hal apapun juga,"katanya seraya menyarankan agar kegiatan bakti sosial (baksos) nantinya dapat ditingkatkan pada kepengurusan PSMTI yang baru.
Seperti diketahui, Eddy Djuandi dalam pemimpin PSMTI dikenal sangat arif dan
bijaksana. Mereka sepertinya merasa kehilangan warna kepemimpinan yang terasa sangat familiar.
DIAKHIRI KEBAIKAN
Begitupun ia meminta maaf kepada para pengurus dan anggota PSMTI se Sumut bila dalam kepemimpinannya terdapat kesalahan. Karena manusia di dunia tak ada yang sempurna.
Hal serupa juga dilakukan Halim Loe kepada pengurus PSMTI di kecamatan dan
kelurahan. "Dalam paket kepemimpinan kami yang berawal baik, juga harus
\diakhiri dengan kebaikan," kata Halim Loe seraya memeluk Eddy Djuandi. Disusul Dewan Kehormatan PSMTI Medan, Kim Sam Ho.
Saat itu Ketua PSMTI Medan Petisah, Lie A Lie dan Ketua PSMTI Medan Belawan, Abun mengakui bahwa kepemimpinan Ketua PSMTI Medan, Halim Loe sudah baik dan pro aktif dalam mengantisipasi aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
"Kita harapkan kepemimpinan yang baru ini dapat meningkatkan keberadaan PSMTI Medan," kata Lie A Lie seraya mengakui bahwa sebenarnya Medan masih
membutuhkan Halim Loe yang dinilai sudah berhasil membina kadernya dalam berorganisasi.
Hal serupa juga dituangkan Abun yang berharap ketua terpilih bisa berbuat lebih baik lagi dari Halim Loe sehingga PSMTI lebih dikenal lagi di tengah masyarakat.
Sementara Jono Ngatimin yang meraih kemenangan dengan dua putaran, berjanji
akan mengembangkan PSMTI Medan ke depan, termasuk meningkatkan kegiatan bakti sosial (Baksos) terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan.
Namun Jono dinilai masih kaku dalam melayani wartawan. Bahkan saat diminta
nomor HP nya, Jono enggan memberikan dan mengatakan tidak ingat no HP nya. "Kebetulan sekretaris saya yang ingat nomor HP saya tidak berada di ruangan ini," katanya kepada beberapa wartawan yang mewancarainya.
Acara Muskot PSMTI Medan dihadiri Penasehat PSMTI Pusat, Karya Eli, Dewan
Penasehat PSMTI Medan yang juga mantan anggota DPRD Kota Medan, A Hie dan pengurus PSMTI Kalimantan Selatan. (dey).

Posting Komentar