Massa Desak Kejatisu Tahan Wabup Tapteng
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/10/puluhan-demonstran-datangi-kejatisu.html
Medan,(ABP)
Puluhan demonstran mengatasnamakan Aliansi Oposisi Mahasiswa Tapanuli Tengah (AOM Tapteng) dan Gerakan Bersatu Anak Bangsa Sumatera Utara (Gerbangsu) mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Kamis (9/10/2014).
![]() |
| poto/internet |
“Sebagai putera daerah Tapanuli Tengah, khususnya Barus kami tidak pernah berhenti menyuarakan aspirasi kami terhadap pembangunan Museum Barus Raya,”tegas Ahmad Husein yang bertindak selaku Kordinator Aksi.
Keberadaan Museum Barus Raya dikatakan Ahmad Husein, setidaknya akan dapat diandalkan menjadikan kebanggaan masyarakat Tapanuli Tinggi. Hanya saja keberadaan Museum Barus Raya, menurut mereka kini hanya tinggal kenangan.
Mengingat pembangunan museum yang dimulai pada 2007 silam hanya dikelola sekelompok keluarga dengan tidak melibatkan Yayasan Museum Barus Raya (YMBR). Pembangunan museum dikatakan para demonstran, seharusnya telah rampung beberapa tahun lalu.
Apalagi pembangunan museum tidak hanya bersumber dari masyarakat. Tidak sedikit pula yang bersumber dari anggaran Pendapatan Bantuan Daerah Sumatera Utara (PBDSU) dan dana dari APBD Tapteng yang diperkirakan senilai Rp.900.000.0000 (Sembilan Ratus Juta Rupiah).
Syukran J.Tanjung yang disebut-sebut para demonstran sebagai keponakan kandung Akbar Tanjung sebagai salah seorang yang bertanggungjawab atas terhambatnya pembangunan museum.
Meski kepengurusan Syukran J.Tanjung sudah dibekukan dari Yayasan Museum Barus dan mengundurkan diri dari Ketua Yayasan Museum Barus pada 21 Oktober 2008 slam, hanya saja Syukran J.Tanjung disinyalir masih dapat mengambil uang dana pembangunan museum dari Pemerintah Propinsi Sumatea Utara senilai Rp.250.000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).
Massa juga mensinyalir Elpis Pasaribu (Opes) selaku kontraktor bangunan, yang merupakan salahseorang saudara Syukran J.Tanjung turut mempergunakan dana untuk pembangunan museum guna kepentingan pribadi.
“Kami mendesak Kejatisu untuk memeriksa, dan menahan Syukran J.Tanjung selaku Wakil Bupati Tapanuli Tengah, dikarenakan dugaan penggunaan dana pembangunan Museum Baru Raya untuk kepentingan pribadi,”tegas Kordinator Aksi Syaiful Akbar.
Para demonstran hanya diterima salahseorang staf Kejatisu. Harapan para demonstran untuk bertemu langsung Kajatisu kandas, lantaran Kajatisu sedang tidak berada di tempat.Sempat demonstran bersikeras untuk membakar ban di depan kantor Kejatisu, hanya saja aksi para demonstrasi segera dihalangi sejumlah personil kepolisian yang berjaga-jaga.(lin)
Para demonstran hanya diterima salahseorang staf Kejatisu. Harapan para demonstran untuk bertemu langsung Kajatisu kandas, lantaran Kajatisu sedang tidak berada di tempat.Sempat demonstran bersikeras untuk membakar ban di depan kantor Kejatisu, hanya saja aksi para demonstrasi segera dihalangi sejumlah personil kepolisian yang berjaga-jaga.(lin)

Posting Komentar